Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi kebakaran./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut selama Ramadan kasus kebakaran di Bantul meningkat drastis ketimbang bulan sebelumnya.
Berdasarkan catatan BPBD, selama Mei sudah terjadi 25 kejadian kebakaran. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan catatan kejadian pada April
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk mengatakan pada April, jumlah kejadian kebakaran tercatat hanya ada enam peristiwa. Dia mengatakan objek kebakaran selama Ramadan bervariasi, mulai dari tempat tinggal atau rumah, tempat usaha, lahan kering, dan kandang ternak. Namun untuk kebakaran lahan kering persentasenya masih sedikit. “Penyebab kebakaran rata-rata karena kelalaian masyarakat,” kata Aka, saat dihubungi, Minggu (2/6/2019).
Dia mencontohkan kebakaran rumah akibat kelalaian pemiliknya di wilayah Kecamatan Pundong. Kebakaran itu ternyata dipicu karena menyalakan lilin, kemudian ditinggal hingga lilin habis dan membakar barang di sekitarnya.
Kebakaran akibat human error juga terjadi di Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Sabtu, dua pekan lalu, menimpa rumah milik Jumiyati. Penyebab kebakaran bermula saat Jumiyati memasak air dengan kompor gas, namun ditinggal tidur hingga terbangun karena mencium bau kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.