Tip Menjajal Lebaran Tanpa Sampah

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi meninjau zona pengelolaan sampah untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada lingkungan dan mampu mengolah sampahnya sendiri. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
04 Juni 2019 21:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Selama masa Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengimbau masyarakat agar meminimalkan produksi sampah. Lewat akun resmi Instagram, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja memberi beberapa tips Lebaran tanpa sampah.

Tip ini disajikan dalam bentuk video motion grafis yang diunggah pada Senin (3/6/2019). Tip pertama yakni membawa tikar dan tidak menggunakan koran sebagai alas saat Salat Id. Dengan tikar, jemaah tidak perlu membuang apapun seusai salat.

Kedua, panitia pelaksana Salat Id juga bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan selama dan sesudah pelaksanaan salat. Ia bisa mengimbau jemaah agar membawa kembali alas salatnya.

Ketiga, membawa tumbler dan reusable bag saat mudik. Kedua benda ini sebagai ganti plastik ketiaka kita membeli makanan, minuman atau kebutuhan lainnya di perjalanan mudik.

Keempat tidak bermain petasan, karena selain berbahaya juga akan mengotori lingkungan. Kelima, kurangi pemakaian plastik sekali pakai seperti kantong plastik, sendok-garpu plastik, botol air mineral plastik dan sebagainya.

Keenam, pilah sampah berdasarkan jenisnya, yakni plastik, organik, kaca dan kertas. Terakhir, hemat penggunaan air dengan berwudhu memakai air seperlunya.

Sebelumnya, kepala DLH Kota Jogja, Suyana, mengatakan usaha mengurangi sampah bisa dimulai dari hal sederhana, “Semisal mengganti penggunaan plastik dengan gelas atau piring,” katanya.