Menteri Susi Pudjiastuti Ingatkan Mahasiswa UGM yang KKN Jangan Cuma Jalan-Jalan dan Selfie

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sedang memberikan perlengkapan KKN secara simbolis, kepada peserta KKN PPM UGM, di lapangan Grha Sabha Pramana, Jumat (28/6/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni
28 Juni 2019 20:57 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ingatkan mahasiswa KKN PPM UGM untuk menjalani KKN PPM dengan sungguh-sungguh, bukan hanya jalan-jalan dan menikmati keindahan daerah di luar DIY.

"Saya berharap adik-adik pergi ke daerah bawa paradigma baru tentang mengelola sumber daya alam. Bukan hanya jalan-jalan, selfie [swafoto], tetapi lihat juga fenomena apa yang perlu diperbaiki," kata dia, saat melepas KKN PPM UGM Periode II/2019, di lapangan Grha Sabha Pramana, Jumat (28/6/2019).

KKN-PPM merupakan aktivitas yang dibutuhkan untuk membantu memeratakan pendidikan dan pengetahuan di daerah, lanjut Susi.

Aktivitas disana sangat penting, salah satu yang bisa dilakukan adalah menyadarkan masyarakat tentang laut sebagai sumber daya berharga yang dimiliki Indonesia. Ikan menjadi sumber protein yang sangat dibutuhkan anak bangsa, dalam menjaga kualitas SDM.

Ia menuturkan, mahasiswa KKN-PPM harus dapat bersinergi dan memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat daerah. Terlebih, peserta KKN berasal dari berbagai ilmu. Tanpa sinergi berbagai ilmu pengetahuan, tidak bisa menjadikan suatu aktivitas yang 'complited'. Peserta KKN yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan baru kepada nelayan, papar dia.

"Para nelayan sangat membutuhkan pengetahuan mengenai cara mengawetkan ikan, menyimpan ikan dengan baik serta mengelola ekonomi yang didapatkan dari hasil menangkap ikan," kata dia.

Ia meyakini pengembangan Indonesia akan berjalan dengan cepat. Apalagi, di Indonesia ketimpangan antara pendidik di kota besar dan di daerah sangat tinggi.

Selain itu, Susi juga berpesan kepada para mahasiswa untuk bisa membantu mengedukasi masyarakat. Agar jangan sampai menggunakan bom maupun alat tangkap, yang bisa merusak terumbu karang dan keberlanjutan sumber daya yang ada di laut.

"Kita semua harus bersama menjaga, semua instansi harus memastikan keberlanjutan sumber daya yang ada di laut. Bukan hanya tanggung jawab kementerian, melainkan sinergi semua pihak,"

Rektor UGM, Panut Mulyono menjelaskan, pada KKN-PPM UGM kali ini, UGM menerjunkan sebanyak 5.360 mahasiswa UGM. Terdiri dari 186 unit, mereka diterjunkan ke 32 Provinsi, 107 Kabupaten/Kota di Indonesia. Ada tujuh lokasi KKN yang bermitra dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dari 186 lokasi KKN-PPM UGM, terdapat 51 lokasi KKN-PPM yang ada di wilayah pesisir pantai dan kepulauan.

Dengan demikian dari 5.360 mahasiswa, 27% di antaranya atau 1.447 mahasiswa melakukan kegiatan di sektor kelautan dan perikanan.