Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Ilustrasi Stasiun Tugu Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA- Ground breaking atau peletakan batu pertama proyek pengembangan kawasan terpadu Stasiun Tugu Jogja direncanakan dimulai Juli ini. Pengembangan kawasan heritage tersebut diharapkan selesai hingga tiga tahun ke depan.
Direktur Human Capital & Pengembangan PT Hutama Karya (Persero) Putut Ariwibowo mengatakan proyek dimulai sejak ground breaking dilaksanakan. Ground breaking sendiri direncanakan dilakukan pada Juli ini. Nilai investasi proyek diperkirakan mencapai Rp854 miliar, terdiri atas pengurusan perizinan, penunjukan konsultan sampai dengan konstruksi bangunan. Termasuk juga persiapan pengelolaan bangunan yang akan dibangun.
"Target konstruksi [selesai] selama empat tahun yang terbagi kedalam tiga tahapan pembangunan," katanya menjawab pertanyaan Harianjogja.com, Senin (15/7/2019).
Menurut Putut, masterplan sudah disusun oleh HK, dengan mempertimbangkan masukan dari para pihak dan saat ini sedang dalam proses persetujuan para pihak. Para pihak yang dimaksud Putut sesuai dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemda DIY, Pemkot Jogja, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Hutama Karya (Persero) terkait Pengembangan Stasiun Tugu sebagai Transit Oriented Development.
"Kerja sama proyek Transit Oriented Development [TOD] Stasiun Tugu ini sudah disepakati sejak 29 Oktober 2018 lalu," katanya.
Sesuai visi perusahaan, kata Putut, HK berperan sebagai Pengembang (Developer) Kawasan Transit Oriented Development Stasiun Tugu. Pada bangunan yang memiliki nilai heritage khususnya bangunan Stasiun Utama Tugu Jogja tetap dipertahankan. "Kami pertahankan nilai heritage nya. Revitalisasi difokuskan pada peningkatan kapasitas stasiun untuk mendukung pelayanan jalur Kereta Bandara Yogyakarta International Airport [YIA]," jelasnya.
Selain itu, proyek TOD itu juga berupaya mengintegrasikan pengembangan kawasan Stasiun Tugu dengan Kawasan wisata di Malioboro. "Dari gaya arsitektur bangunan, kami selaraskan dengan gaya arsitektur Stasiun Tugu yang sudah ada sehingga meskipun terdapat bangunan baru tetap tidak merubah atau mengurangi nilai-nilai heritage kawasan," kata Putut.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan progres rencana pengembangan kawasan terpadu Stasiun Tugu sudah dilaporkan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Di kawasan tersebut nantinya akan dikembangkan sebagai kawasan terintegrasi di mana selain kereta bandara, di kawasan tersebut juga akan dibangun museum, kawasan hunian dan kompleks komersial.
"Total luas tanah yang akan dikembangkan 8.000 meter persegi atau 8 hektare. Adapun luas total bangunan di kawasan itu menjadi 135.000 meter persegi atau 13,5 hektare bangunannya. Ya antara 3-4 lantai," kata Haryadi kepada Harian Jogja, belum lama ini.
Lokasi pengembangan dilakukan di sisi Barat Stasiun Tugu atau sekitar 300 meter ke arah barat dan 150 meter dari teteg parkir stasiun ke sisi Utara. Lokasi yang dipilih merupakan kawasan pergudangan. "Total dana yang akan digunakan untuk penataan dan pengembangan kawasan tersebut kurang lebih Rp850an miliar. Komposisi pendanaan 30 persen PT KAI dan 70 persen PT Hutama Karya melalui kredit sindikasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Lurah Sidomulyo, Hariyadi
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.