Platform 1Lisensi Buka Akses Legal Master Rekaman untuk Pelaku Usaha
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Sejumlah produk karya mahaswa UAD yang dipamerkan dalam kunjungan British Council, Senin (15/7/2019). /Ist-UAD.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyasar wanita korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyandang disabilitas untuk pemberdayaan ekonomi melalui program Developing Inclusive and Creative Economies (DICE) dari British Council.
Kepala Kerja Sama dan Inkubasi Bisnis Kantor Urusan Bisnis dan Inovasi UAD Hari Haryadi menjelaskan UAD mendapatkan kepercayaan dari British Council dalam rangkaian program DICE bersama sejumlah perguruan tinggi terpilih lainnya di Yogyakarta. Sehingga memiliki kesempatan untuk mengakses dana dari British Council sekitar 2 juta poundsterling. DICE merupakan program kedutaan Inggris dengan pendekatan inovatif dan lintas sektoral bidang ekonomi kreatif dan ekonomi sosial untuk pengembangan ekonomi inklusif.
“Harapannya dari program ini kami menjadi partner strategis dari British Council untuk pengembangan ekonomi kreatif inklusif di Indonesia, khususnya Yogyakarta,” terang dia dalam rilisnya, Selasa (16/7/2019).
Untuk memastikan pihak kampus memiliki kemampuan melakukan program DICE, tim dari British Council telah melakukan kunjungan secara langsung ke Kampus UAD, Senin (15/7/2019). Dalam kunjungan itu, tim dari British Council meninjau sejumlah inkubator bisnis yang dikembangkan UAD.
Hari mengatakan untuk menjalankan program itu pihaknya akan fokus dengan menyasar kalangan perempuan korban perceraian dan KDRT serta penyandang disabilitas. Saat ini sudah mengidentifikasi sekitar 30 kelompok rentan tersebut yang akan segera disasar melalui program ini. Jumlah itu ke depan akan terus bertambah untuk dilakukan pendampingan beragam program ekonomi kreatif.
“Kami menyasar perempuan korban KDRT ini, atau korban perceraian karena selama ini belum banyak yang memberikan perhatian, padahal mereka banyak yang secara ekonomi butuh bantuan. Melalui program ini kami akan berikan pendampingan,” ujarnya.
Wakil Rektor IV UAD Profesor Sarbiran menambahkan dalam kunjungan tim dari British Council pihaknya menampilkan berbagai karya penelitian dosen dan mahasiswa di bidang usaha atau inovasi bisnis. “Memang dari hasil penelitian kami menemukan masih banyak yang perlu dibantu terutama masyarakat pedesaan untuk dididik agar secara mandiri bisa membuka usaha, berinovasi bisnis, kehadiran British Council ini tentu sangat berarti bagi kami,” katanya.
Dosen Bisnis Jasa Makanan UAD Retno Syari Septiani menyatakan, bersama mahasiswa ia mengembangkan suatu produk inovasi bisnis dengan membuat mie dari ampas tahu. Jenis usaha ini tentu bisa dihadirkan dari perjalanan mendukung program DICE untuk dijadikan sebagai materi bisnis kepada masyarakat yang akan dibina.
“Mie dari ampas tahu yang kami bikin ini malah sehat karena tidak termasuk gluten, tetapi protein tinggi. Meskipun ampas tetapi ada beberapa protein yang masih ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.