Jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026, Ada Rute ke Pantai Drini
Cek jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif.
Sejumlah produk karya mahaswa UAD yang dipamerkan dalam kunjungan British Council, Senin (15/7/2019). /Ist-UAD.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyasar wanita korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyandang disabilitas untuk pemberdayaan ekonomi melalui program Developing Inclusive and Creative Economies (DICE) dari British Council.
Kepala Kerja Sama dan Inkubasi Bisnis Kantor Urusan Bisnis dan Inovasi UAD Hari Haryadi menjelaskan UAD mendapatkan kepercayaan dari British Council dalam rangkaian program DICE bersama sejumlah perguruan tinggi terpilih lainnya di Yogyakarta. Sehingga memiliki kesempatan untuk mengakses dana dari British Council sekitar 2 juta poundsterling. DICE merupakan program kedutaan Inggris dengan pendekatan inovatif dan lintas sektoral bidang ekonomi kreatif dan ekonomi sosial untuk pengembangan ekonomi inklusif.
“Harapannya dari program ini kami menjadi partner strategis dari British Council untuk pengembangan ekonomi kreatif inklusif di Indonesia, khususnya Yogyakarta,” terang dia dalam rilisnya, Selasa (16/7/2019).
Untuk memastikan pihak kampus memiliki kemampuan melakukan program DICE, tim dari British Council telah melakukan kunjungan secara langsung ke Kampus UAD, Senin (15/7/2019). Dalam kunjungan itu, tim dari British Council meninjau sejumlah inkubator bisnis yang dikembangkan UAD.
Hari mengatakan untuk menjalankan program itu pihaknya akan fokus dengan menyasar kalangan perempuan korban perceraian dan KDRT serta penyandang disabilitas. Saat ini sudah mengidentifikasi sekitar 30 kelompok rentan tersebut yang akan segera disasar melalui program ini. Jumlah itu ke depan akan terus bertambah untuk dilakukan pendampingan beragam program ekonomi kreatif.
“Kami menyasar perempuan korban KDRT ini, atau korban perceraian karena selama ini belum banyak yang memberikan perhatian, padahal mereka banyak yang secara ekonomi butuh bantuan. Melalui program ini kami akan berikan pendampingan,” ujarnya.
Wakil Rektor IV UAD Profesor Sarbiran menambahkan dalam kunjungan tim dari British Council pihaknya menampilkan berbagai karya penelitian dosen dan mahasiswa di bidang usaha atau inovasi bisnis. “Memang dari hasil penelitian kami menemukan masih banyak yang perlu dibantu terutama masyarakat pedesaan untuk dididik agar secara mandiri bisa membuka usaha, berinovasi bisnis, kehadiran British Council ini tentu sangat berarti bagi kami,” katanya.
Dosen Bisnis Jasa Makanan UAD Retno Syari Septiani menyatakan, bersama mahasiswa ia mengembangkan suatu produk inovasi bisnis dengan membuat mie dari ampas tahu. Jenis usaha ini tentu bisa dihadirkan dari perjalanan mendukung program DICE untuk dijadikan sebagai materi bisnis kepada masyarakat yang akan dibina.
“Mie dari ampas tahu yang kami bikin ini malah sehat karena tidak termasuk gluten, tetapi protein tinggi. Meskipun ampas tetapi ada beberapa protein yang masih ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif.
Warga mengadukan kolam koi di Villa Banguntapan ke DPRD Bantul. Sejumlah persoalan disorot, dari kolam jebol hingga perizinan.
DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S. Budiman sebagai DGS, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
PT Pegadaian (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek
BPBD Sleman menyalurkan 47 tangki air bersih ke empat kapanewon selama kemarau 2026. Turi menjadi wilayah dengan bantuan terbanyak.