Kesetaraan Gender Sangat Diperlukan Masyarakat, Ini Alasannya

Arif Nasiruddin menyampaikan materi tentang kesetaraan gender di Balai Desa Seloharjo, Rabu (17/7/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
17 Juli 2019 20:32 WIB Kiki Luqman Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) kembali menggelar sosialisasi pemahan gender untuk masyarakat di Bali Desa Seloharjo, Pundong, Bantul, Rabu (17/7/2019).

Dalam acara tersebut, DP3AP2 mengundang Kepala Desa Seloharjo, Badrun, serta perwakilan dari LSM Aksara Amin Nurrohman serta seluruh warha Desa Seloharjo.

Pemateri Arif Nasiruddin, dari DP3AP2 DIY menjelaskan pengarus utamaan gender (PUG) adalah strategi yang dilakukan secara sistematis untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia, mulai dari rumah tangga, masyarakat dan negara.

Ia juga menyampaikan kesetaraan gender saat dibutuhkan masyarakat karena agar tercapainya keadilan peran diantaran laki-laki maupun perempuan. “Jadi gender bukan jenis kelamin, gender bisa dibilang peran, maksudnya laki-laki juga bisa mengurus rumah dan juga sebaliknya perempuan juga harus bisa cari uang. Sekali lagi gender bukan jenis kelamin,” kata Arif.

“Perempuan juga harus bisa berperan di wilayah sektor industri dan jasa. Ini yang harus direspon oleh pemerintah baik tingkat kabupaten sampai desa untuk memberikan perlindungan kepada perempuan-perempuan lainjya yang ada di sekitarnya.”

Sementara Amin dalam materinya menyampaikan hal yang sama, perempuan harus bisa mewakili kaumnya untuk mengembangkan diri dan juga berguna bagi negara. Menurutnya sejauh ini pihak DP3AP2 sudah berusaha dengan baik untuk memperdayakan perempuan.

“Salah satunya ya ini, sosialisai kesetaraan gender yang dilakukan oleh pihak pak arif. Ini sangat berguna bagi perempuan dan juga laki-laki agar tidak ada lagi saling tindas dari mulai lingkaran terkecil yaitu keluarga,” kata Amin.

Selain itu, ia juga menyampaikan kepada seluruh warga Desa Seloharjo untuk selalu bergotong demi tercapainya kesetaraan antar gender.

“Tidak hanya itu, kami juga harus saling gotong royong dalam membantu atau mensejahterahkan lansia, anak-anak dan juga kaum marjinal.Kaum marjinal di sini adalah seseorang yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.