Curi Kotak Infak Musala di Gondokusuman, Warga Madiun Dipersekusi Warga Hingga Babak Belur

Ilustrasi. - Hengky Irawan
19 Juli 2019 18:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Polsek Gondokusuman menangkap pelaku pencurian kotak infak Musala Ubaidiyah Purbonegaran Gk V/1201 RT 53/RW 11, Terban, Gondokusuman, pada Rabu (17/7/2019). Aksi pencurian yang terekam CCTV musala ini terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Boni, mengatakan kepada wartawan, Kamis (18/7/2019), tersangka yang berinisial DS (47) tertangkap basah melalui CCTV oleh dua orang saksi, Muhammaad Sayyid dan Muhammad Ibnu Abdullah, sedang berusaha membuka kotak infak dengan obeng.

Belum berhasil DS membuka kotak infak, warga sudah berdatangan ke tempat kejadian dan menghakiminya hingga luka-luka dan memar di bagian kepala. "Selanjutnya kedua saksi pun langsung melapor DS ke Polsek Gondokusuman, dan kami datangi TKP," ujarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, DS bukan pertama kali melakukan aksinya. Sebelumnya ia juga telah membobol kotak infak pada Senin (10/6/2019), Selasa (18/6/2019) dan Minggu (30/6/2019). Besaran uang yang diambil di masing-masing aksi sebesar Rp3,2 juta, Rp310.000 dan Rp235.000.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu kotak infak berisi uang sebesar Rp531.200 dan obeng warna kuning yang digunakan DS untuk membobol kotak infak.

Atas kejadian ini DS yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta dan berasal dari Madiun ini disangkakan Pasal 362 juncto 64 KUHP dan 362 juncto 64 juncto 53 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun.