Pasty Kini Kian Hidup saat Malam Hari, Acara Ini Buktinya

Harian Jogja/Lugas Subarkah Salah satu pengisi acara Kampoeng Reggae yang digelar di Pasty Movement Point, Rabu (31/7 - 2019) malam.
01 Agustus 2019 19:47 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Setelah sempat vakum beberapa tahun, Kampoeng Reggae yang digelar di panggung sisi barat Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) kembali hidup. Berlokasi di tempat yang kini bernama Pasty Movement Point, event yang jadi agenda wajib bagi pencinta musik reggae Jogja tersebut digelar lagi, Rabu (31/7/2019) malam.

Koordinator Kampoeng Reggae Ragil Anang Nugroho mengatakan Kampung Reggae merupakan kegiatan reguler dari Indonesian Reggae Community (IRC) yang dulunya biasa digelar di kompleks Purawisata, Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan. Namun sejak tempat itu ditutup, Kampoeng Reggae pun ikut terhenti. "Sudah turun-temurun, acara ini jadi ikon reggaenya Jogja," kata dia saat ditemui di sela-sela acara, Rabu.

IRC, kata dia, meski jejaringnya sudah bertaraf nasional, namun lokasi pembentukannya ada di Jogja. Gelaran Kampung Reggae juga kerap diikuti bukan saja musisi reagge Jogja, tapi juga dari luar Jogja, di antaranya Mojokerto dan Nganjuk, Jawa Timur, serta Temanggung, Jawa Tengah. "Mereka yang jadi band pembuka Kampoeng Reggae pekan lalu," katanya.

Menurut dia musik reggae memiliki cukup banyak peminat, terbukti dari banyaknya band reggae yang bermunculan. Band-band tersebut jelas memerlukan ruang apresiasi. “Maka lewat Kampoeng Reggae inilah band yang baru berkembang bisa eksis,” ucap Ragil.

Saat digelar Rabu malam, Kampoeng Reggae dimeriahkan oleh tiga band asal Jogja, yakni South Java, Kinara Jingga dan band yang sudah cukup punya nama di kancah reggae Jogja, Burger Time. "Kami memilih Pasty sebagai lokasi Kampoeng Reggae kali ini karena memang sangat mendukung pada komunitas musik reggae," ujar pria yang juga anggota IRC tersebut.

Pasty Movement Point
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasty, Bakoh Tumpon Langkir Hadi, mengatakan pembukaan Pasty Movement Point dilakuan secara bertahap. UPT-nya menggandeng sekitar 20 komunitas di Jogja untuk meramaikan tempat tersebut. "Nanti akan diluncurkan. Sementara ini kami masih uji coba," katanya.

Pasty Movement Point merupakan sebutan bagi space sisi barat Pasty yang akan dibuka sampai malam, dimeriahkan dengan panggung hiburan dan didukung berbagai stan kuliner. Spot itu juga menjadi tempat kongko yang dilengkapi wifi berkecepatan tinggi.

Di Pasty Movement Point, kata dia, saat ini juga sudah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti penerangan, panggung, sound system, stan kuliner dan petugas keamanan. Adapun fasilitas yang masih akan ditambahkan diantaranya skate park dan beberapa aksesori untuk menghiasi eks stasiun kereta api di depan Pasty sisi barat.