Besek Mahal dan Sulit Didapat, Masjid di Prawirotaman Ini Terpaksa Gunakan Plastik untuk Membungkus Daging Kurban

Penyembelihan hewan kurban. - Solopos/M. Ferri Setiawan
11 Agustus 2019 13:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Masjid Tamtama, Prawirotaman, Kota Jogja menyembelih sapi tujuh ekor dan kambing 12 ekor dalam Hari Raya Iduladha 1440 Hijriyah ini.

Ketua Panitia Kurban Masjid Tamtama, Heksa Prilyantara Wiryawan, mengatakan semula mereka hendak membungkus daging dengan besek, tapi urung karena beberapa pertimbangan.

“Kami tetap menggunakan plastik warna putih atau bening. Karena kemaren pemesan besek kami di-deadline, dan belum bisa memenuhi alokasi dana, jadi kami ditinggal,” ungkapnya, Minggu (11/8/2019).

Ia mengestimasi alokasi dana yang diperlukan jika mengunakan besek total sekitar Rp600.000. Per besek harganya Rp1.500, sedangkan di sekitar Masjid Tamtama terdapat 242 Kepala Keluarga dan sekitar 60 sohibul kurban. Sementara jika memakai plastik, kata dia Rp200.000 sudah menutup semua kebutuhan.

Meski demikian ia tetap tidak menyarankan untuk menggunakan plastik hitam, karena bisa dipastikan hasil daur ulang. “Tapi insyaalloh ke depannya kalau memungkinkan kami akan menggunakan besek,” ungkapnya.

Saat ini ia juga menerapkan sistem baru dalam pembagian daging kurban. Jika biasanya panitia mendapat jatah khusus berupa daging kurban, maka kali ini pihaknya mengganti jatah daging dengan uang lelah. Dengan ini, volume daging yang didistribusikan ke warga semakin banyak. “Tahun lalu per KK dapat 1 kg, tahun ini insyaalloh dapat 2 kg daging,” ujarnya.