Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Salah satu adegan Dagelan Mataraman di TBY, Selasa (13/8/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menggelar pentas seni pertunjukan Parade Dagelan Mataram 2019. Mengangkut tema Bar Pemilu Ayo Ngguyu, pertunjukan yang digelar selama dua hari, mulai Selasa-Rabu (13-14/8/2019) tersebut mendapat sambutan yang cukup antusias dari masyarakat.
Ratusan masyarakat, tua muda ikut menyaksikan seni pertunjukan yang digelar di Gedung Concert Hall, kompleks TBY, Selasa malam itu. Sebanyak dua kelompok seni pertunjukan dihadirkan untuk menghibur penonton pada malam itu, yakni Geblek Sengek dari Kulonprogo dan kelompok Getar Gundul dari Gunungkidul.
Kelompok Geplek Sengek menampilkan pertunjukan berjudul Mata Duiten yang disutradarai oleh Mustafi. Dengan penata iringan yang dikomandani Paijo, lawakan yang mereka mainkan dipenuhi dengan joke-joke segar yang mengundang tawa penonton.
Gemuruh tawa penonton terus menggema di dalam hall saat menyaksikan lawakan dari kelompok Getar Gundul. Disutradarai oleh Joni Gunawan, grup ini mengangkat judul Srakah.
Dagelan Mataram kembali dilanjutkan pada Rabu malam. Tiga grup yang dihadirkan pada pertunjukan hari kedua tersebut masing-masing adalah Sego Katul, Ko-Plak, dan Seger. "Total kami menyajikan lima kelompok pada pertunjukan selama dua hari ini," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TBY Diah Tutuko Suryandaru di sela-sela kegiatan, Selasa.
Dia mengatakan gelaran tersebut dihadirkan sebagai ajang apresiasi, ekspresi, revitalisasi serta sebagai tontonan yang bernuansa budaya lokal. Kesenian tersebut, kata Diah perlu terus dilestarikan dan dikembangkan. "Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi kami kepada para seniman. Kegiatan ini digelar menggunakan Dana Keistimewaan (Danais)," katanya.
Kasi Penyajian dan Pegembangan Kebudayaan TBY, Suraya mengatakan kegiatan tersebut sebagai wadah untuk menfasilitasi dan menyatukan para pelawak di Jogja. "Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan khususnya generasi muda pada seni pertunjukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20