Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Kepresidenan Gedung Agung Jogja, Sabtu (17/8/2019). /Antara
Harianjogja.com, JOGJA- Beragam kegiatan upacara memperingati HUT RI ke 74 dilakukan oleh masyarakat Jogja, Sabtu (17/8/2019). Selain di instansi pemerintah, beragam komunitas juga ambil bagian dalam aksi ini di lingkungan masing-masing.
Di instansi pemerintahan, upacara HUT Kemerdekaan RI di lingkungan Pemda DIY digelar di Instana Kepresidenan Gedung Agung Jogja. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin langsung upacara yang dikomandani oleh Kasubdit IV DIT Intelkam Polda DIY AKBP Daru Tyas. Bunyi sirine menandai dimulainya upacara.
Usai upacara, Sultan berharap agar peringatan HUT RI ke 74 menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk introspeksi dan mawasdiri. Sultan berharap agar tidak ada lagi yang mempertentangkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Bagi Sultan, negara dan bangsa Indonesia sudah memiliki identitas yang jelas.
Dengan meletakkan Pancasila sebagai dasar dan pondasi negara, maka tidak boleh ada yang lainnya. "Komitmen untuk berbangsa dan bernegara dengan ideologi Pancasila tetap menjadi dasar, fondasi, yang tidak boleh ada dasar lainnya," katanya.
Ungkapan Sultan tersebut sebagai jawaban atas munculnya polemik penerapan khilafah yang didorong oleh kelompok tertentu. Diduga, oknum-oknum PNS juga ada di dalam barisan ini.
Sultan pun mengkritisi sikap ambivalensi atau kesetiaan mendua hati terhadap NKRI dan Pancasila. Sebab secara formal, mereka mengakui Pancasila sebagai dasar negara, tetapi di saat yang sama menginginkan dasar negara lain yang tidak sesuai dengan corak Nusantara.
"Sering kali muncul ungkapan NKRI dan Pancasila bersyariah. Padahal, Pancasila menjadi perekat di antara perbedaan suku, bahasa, agama, dan keyakinan yang beragam di NKRI," kata Sultan di Bangsal Kepatihan beberapa waktu lalu.
Menurut Sultan, Pancasila selama ini justru memuliakan agama dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Beliau pun menyayangkan seringkali anak-anak remaja dimanipulasi dengan pertanyaan jebakan yang tidak berada di level yang sama, seperti Alqur’an atau Pancasila.
"Sering disalahpahami Pancasila seakan bertentangan dengan agama. Pancasila tidak bertentangan dengan agama, karena Pancasila bukan agama," katanya.
Merujuk tema peringatan HUT RI 74, Sultan berharap agar pembangunan harus berpusat pada manusia unggul. Lahirnya manusia-manusia unggul ini bertujuan untuk lahirnya peradaban maju yang bermartabat. Apalagi di era digital saat ini, kata Sultan, masyarakat dituntut memiliki etos kerja yang kreatif dan inovatif serta disiplin. Selain keuletan bekerja dan belajar masyarakat dituntut mampu berbagi dan berperan dalam kemajuan dunia.
"Untuk itu masyarakat harus menumbuhkan kultur baru, culture of excellence. Nah, kultur keunggulan itu dimulai dari pendidikan," katanya.
Dengan strategi yang cerdas, inovatif dan kreatif, lanjut Sultan, maka sumberdaya Indonesia akan mumpuni. Namun keunggulan sumberdaya juga harus didasari dengan pondasi yang kuat yaitu budaya. Budaya yang bertumbuh ialah kerja keras, disiplin, berhemat dan mengutamakan pendidikan.
"Untuk memenuhi hal itu, salah satu upayanya adalah pemenuhan anggaran pendidikan baik APBN maupun APBD. Tidak hanya sekadar memenuhi akses masyarakat unfuk bersekolah, tetapi juga mampu berkompetisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia untuk perpanjangan SIM A dan C. Simak lokasi, waktu, dan syaratnya.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.