Kembul Bujana Awali Nglanggeran Culture Festival 2019

Acara kenduri dan kembul bujana yang digelar warga dari lima dusun di Nglanggeran, Senin (19/8/2019). - Ist
20 Agustus 2019 19:47 WIB Yudhi Kusdiyanto Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pokdarwis Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk bersama Dinas Pariwisata DIY kembali menggelar Nglanggeran Culture Festival 2019, Senin (19/8/2019) hingga Kamis (22/8/2019). Acara ini menampilkan potensi kesenian lokal dan kebudayaan yang dimiliki warga tyang bermukim di kawasan Geopark Gunung Api Purba Nglanggeran.

Mengawali kegiatan Nglanggeran Culture Festival 2019, warga menggelar kenduri bersama dan kembul bujana melibatkan warga dari lima dusun di Nglanggeran yakni Doga, Gunungbutak, Karangsari, Nglanggeran Wetan dan Nglanggeran Kulon. Kenduri yang dilaksanakan setiap Senin Pahing pada bulan Agustus tersebut merupakan bentuk syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rizki serta hasil panen yang melimpah.

Sebanyak 50 ingkung, sayuran, buah-buahan dan uba rampe lainnya dipersiapkan untuk kenduri ini. Seluruh warga berpakaian adat Jawa berkumpul di Pendopo Kalisong untuk melaksanakan kenduri dengan dipimpin oleh rais setempat. Setelah didoakan, acara dilanjutkan dengan kembul bujana atau makan bersama. “Tahun ini kenduri dilaksanakan dengan melibatkan warga lima dusun. Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya yang diselenggarakan di setiap dusun” kata Aris, panitia acara sekaligus anggota Pokdarwis Nglanggeran, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, selasa (20/8).

Aris mengatakan Nglanggeran Culture Festival 2019 yang diselenggarakan tahun ini merupakan penyelenggaraan keenam dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta budaya lokal, serta mempromosikan kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran sebagai salah satu wisata unggulan di Jogja.

Kabid Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, menyatakan selain menjadi kekuatan destinasi wisata pelaksanaan Nglanggeran Culture Festival juga sebagai bentuk kepedulian warga untuk melestarikan adat dan tradisi. “Kami berharap warga selalu bersemangat untuk berinovasi demi mengembangkan destinasi wisata budaya di Nglanggeran,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan Nglanggeran Culture Festival 2019 berbagai kegiatan diselenggarakan di antaranya pagelaran wayang cakruk yang digelar Selasa malam; pentas jatilan pada Rabu (21/8/2019) malam dan pentas wayang kulit dengan dalang Ki Gondo Suharno pada Kamis (22/8/2019) malam.