Mulai Besok Jalan Jagalan Jogja Satu Arah

Ilustrasi rekayasa lalu lintas. - Solopo/Nicolous Irawan
22 Agustus 2019 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mulai memberlakukan uji coba jalur satu arah di Jalan Jagalan, Kelurahan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman, mulai Jumat (23/8/2019). Selama 24 jam setiap hari, hanya kendaraan dari arah selatan yang boleh lewat.

Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif, mengatakan kepada wartawan, Kamis (22/8/2019), kebijakan ini diambil dengan menimbang padatnya Jalan Jagalan baik oleh kendaraan lewat maupun parkir, sementara lebarnya hanya lima meter.

Jalan Jagalan merupakan salah satu pusat ekonomi kuliner ayam dan sapi yang telah terkenal. Sementara itu tidak cukup terdapat lahan parkir di sana. Sehingga banyak kendaraan terutama mobil yang diparkir di bahu jalan dan kerap menyebabkan kemacetan lama.

"Baru saja selesai pengerjaan saluran air dan pengaspalan di Jalan Jagalan, maka sebagaimana harapan dari masyarakat di kawasan itu, sekiranya dapat dilakukan manajemen lalu lintas. Lalu kami coba kaji, dalami dan kumpulkan data teknis, maka sekarang kita akan sosialisasikan sekaligus uji coba langsung," katanya.

Dengan pemberlakuan satu jalur ini menurutnya meskipun pengendara atau warga harus memutar jika ingin ke arah selatan, namun justru menguntungkan bagi pelaku ekonomi Jagalan. Pasalnya jika kondisi semrawut, macet parah, dan sulit parkir, orang akan jadi malas datang ke situ.

Selain kemacetan di Jalan Jagalan itu sendiri, pemberlakuan satu jalur juga untuk menghindarkan kemacetan di Jalan Sultan Agung timur Jembatan Sayidan. "Di sana biasanya dipakai menyeberang pengendara dari Jalan Jagalan, ini menimbulkan tunggakan panjang baik dari simpang di Gondomanan maupun simoang eks Permata," ungkapnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Jogja, Windarto, mengatakan pihaknya telah memasangi rambu-rambu pendukung sistem satu jalur di sejumlah titik dan simpang di sekitar Jagalan. "Kami juga berharap dukungan masyarakat untuk kesuksesan kebijakan ini," kata dia.