Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo butuh kejelasan rencana pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah tersebut. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo Agus Langgeng Basuki mengatakan konsep tol yang melintasi Kulonprogo belum diputuskan sampai sekarang.
“Belum ada, sekarang posisi kami masih menunggu,” kata Langgeng kepada Harian Jogja, Jumat (30/8).
Langeng mengatakan Pemkab Kulonprogo sebelumnya telah diminta Pemda DIY untuk memberi masukan terkait konsep tol tersebut yang kemudian diusulkan ke Direktorat Kementerian Bina Marga. Namun, sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut yang diterima.
Konsep yang diusulkan Pemkab Kulonprogo yaitu tiga exit toll yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kulonprogo, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Wates, kawasan Wates Baru, area industri di Kecamatan Sentolo dan utamanya Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kecamatan Temon. Lantaran masih berupa konsep, belum ada detail maupun rincian yang bisa disampaikannya.
Pemkab Kulonprogo juga telah menyiapkan detail engineering design (DED) ihwal pembangunan flyover yang menghubungkan jalan tol, jalan nasional dan RSUD Wates. Keberadaan flyover selain menunjang aksesibilitas dari dan ke RSUD Wates, juga untuk memudahkan masyarakat perkotaan Wates di sisi utara rel kereta api bisa langsung mengakses jalan nasional dan tol.
Kebutuhan anggaran pembangunan flyover berdasarkan DED berkisar Rp140 miliar. Nominal ini sudah termasuk dana pembebasan lahan dan proses pembangunan. Diharapkan pendanaan bisa dibantu lewat dana keistimewaan mengingat jalan tersebut masuk dalam satuan ruang strategis keistimewaan Wates.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akses ke YIA akan dilengkapi tol dan jalur kereta api. Pada Maret 2020, jalur kereta menuju bandara dipastikan telah siap, kemudian bakal disusul kehadiran tol.
Sementara, Sri Sultan HB X, mengatakan tol yang dibangun pemerintah hanya yang melewati Jogjo, Solo, Borobudur hingga Semarang. Sementara untuk tol menuju bandara, yang direncanakan melintasi Jogja-Kulonprogo-Cilacap diprakarsai BUMN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Kebiasaan makan malam seperti ngemil dan makan larut bisa picu stres. Simak tips pola makan sehat untuk jaga kesehatan mental.
KPK memeriksa mantan Dirjen Haji Hilman Latief terkait kasus korupsi kuota haji Rp622 miliar. Sejumlah nama besar sudah jadi tersangka.
Prabowo minta masyarakat rekam aparat nakal dan lapor langsung. Instruksi tegas bersih-bersih korupsi di seluruh lembaga pemerintah.
Ojol demo serentak di Jogja dan 16 kota, tuntut kenaikan tarif hingga UU transportasi online. DPRD DIY siap bahas regulasi.