Pemkab Kulonprogo Butuh Kejelasan Tol Jogja-Solo Sampai Bandara Baru

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
30 Agustus 2019 21:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo butuh kejelasan rencana pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah tersebut. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo Agus Langgeng Basuki mengatakan konsep tol yang melintasi Kulonprogo belum diputuskan sampai sekarang.

“Belum ada, sekarang posisi kami masih menunggu,” kata Langgeng kepada Harian Jogja, Jumat (30/8).

Langeng mengatakan Pemkab Kulonprogo sebelumnya telah diminta Pemda DIY untuk memberi masukan terkait konsep tol tersebut yang kemudian diusulkan ke Direktorat Kementerian Bina Marga. Namun, sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut yang diterima.

Konsep yang diusulkan Pemkab Kulonprogo yaitu tiga exit toll yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kulonprogo, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Wates, kawasan Wates Baru, area industri di Kecamatan Sentolo dan utamanya Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kecamatan Temon. Lantaran masih berupa konsep, belum ada detail maupun rincian yang bisa disampaikannya.

Pemkab Kulonprogo juga telah menyiapkan detail engineering design (DED) ihwal pembangunan flyover yang menghubungkan jalan tol, jalan nasional dan RSUD Wates. Keberadaan flyover selain menunjang aksesibilitas dari dan ke RSUD Wates, juga untuk memudahkan masyarakat perkotaan Wates di sisi utara rel kereta api bisa langsung mengakses jalan nasional dan tol.

Kebutuhan anggaran pembangunan flyover berdasarkan DED berkisar Rp140 miliar. Nominal ini sudah termasuk dana pembebasan lahan dan proses pembangunan. Diharapkan pendanaan bisa dibantu lewat dana keistimewaan mengingat jalan tersebut masuk dalam satuan ruang strategis keistimewaan Wates.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akses ke YIA akan dilengkapi tol dan jalur kereta api. Pada Maret 2020, jalur kereta menuju bandara dipastikan telah siap, kemudian bakal disusul kehadiran tol.

Sementara, Sri Sultan HB X, mengatakan tol yang dibangun pemerintah hanya yang melewati Jogjo, Solo, Borobudur hingga Semarang. Sementara untuk tol menuju bandara, yang direncanakan melintasi Jogja-Kulonprogo-Cilacap diprakarsai BUMN.