6 Mobil di Rumah Indekos Dirusak Orang Tak Dikenal

Warga menunjukkan mobil yang dirusak di area parkir salah satu rumah indekos di Dusun Kronggahan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Rabu (18/9/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
18 September 2019 14:47 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak enam unit mobil yang terparkir di salah satu rumah indekos di wilayah Dusun Kronggahan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, dirusak orang tidak dikenal, Selasa (17/9/2019), sekitar pukul 23.45 WIB. Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah

Pengelola rumah indekos, Heri Budi mengatakan peristiwa tersebut awalnya diketahui oleh anaknya yang mendengar suara mencurigakan dari arah tempat parkir sekitar pukul 23.30 WIB. “Kemudian saya dibangunkan. Pas saya mengecek ke tempat parkir, ternyata mobil-mobil yang diparkir sudah rusak, kaca bagian belakang dan samping sudah pecah,” kata dia, Rabu (18/9/2019).

Dia mengatakan pada saat kejadian ada 13 unit mobil yang terparkir, sedangkan mobil yang mengalami kerusakan ada enam unit. Adapun dari enam unit mobil yang dirusak tersebut sebanyak lima unit merupakan milik anak indekos, sedangkan satu unit miliknya. “Jadi enam mobil yang dirusak itu yang parkirnya menghadap kiri, yang lainnya itu tidak dirusak. Saat dicek ke mobil, juga tidak ada barang berharga yang hilang,” kata dia.

Berdasarkan rekaman closed circuit television (CCTV) pelaku perusakan mobil itu berjumlah dua orang yang menggunakan helm dan jaket. Pelaku juga membawa besi yang digunakan untuk merusak mobil.

“Jadi yang satu orang melihat situasi dulu, ketika tidak ada orang, langsung beraksi, alarm mobil bunyi mereka tidak panik, kejadiannya cepat, hanya sekitar tiga menit,” ucap dia.

Setelah kejadian tersebut, kata Heri, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti. “Saya juga tidak tahu motifnya apa. Saya tidak merasa memiliki masalah dengan siapapun,” ucap dia.

Kapolsek Gamping Kompol Sudaryo mengaku masih menyelidiki kasus perusakan tersebut. Dari hasil olah TKP, kata dia, tidak ada barang berharga yang diambil dari dalam mobil. “Yang pasti bukan pencurian. Jadi kemungkinan ada motif lain dari pelaku yang diduga lebih dari satu orang, masih kami selidiki,” ucap dia.