Tempat di Sentra Kuliner Denggung Terbatas, Ini yang Dilakukan Pemkab Sleman

Salah satu gerobak pedagang kaki lima (PKL) kuliner yang sudah berjualan di sentra kuliner baru yang berada di sisi selatan Pasar Beran, Kecamatan Sleman, Selasa (24/9/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
24 September 2019 18:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pedagang kaki lima (PKL) kuliner Taman Denggung, Kecamatan Sleman, yang kini sudah menempati lokasi baru di selatan Pasar Beran, Sleman, mengeluhkan penurunan omzet.

Seperti diketahui, sejak Kamis (19/9/2019) lalu, puluhan PKL kuliner yang biasa menggelar lapaknya di Taman Denggung direlokasi ke sentra kuliner baru yang berada di sisi selatan Pasar Beran. Hal itu bagian dari rencana penataan Taman Denggung sebagai ruang terbuka hijau yang dimanfaatkan sebagai salah satu ruang publik di Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tri Endah Yitnani mengungkapkan PKL yang berjualan di Taman Denggung keseluruhan berjumlah 68 pedagang. Padahal kuota tempat dagang yang ada di sentra kuliner hanya sekitar 32 lapak.

Oleh sebab itu, kata Tri, dinasnya terpaksa menerapkan sistem sif kepada para pedagang. "Ada dua sif yang disediakan yaitu pagi dan malam. Pembagian waktu itu juga sudah diberlakukan waktu mereka berjualan di Lapangan Denggung," ujar Endah, Selasa (24/9/2019).

Soal sepinya pengunjung, dia mengaku hal tersebut wajar. Pasalnya, sebagai tempat baru, memang diperlukan waktu untuk mendatangkan pelanggan. "Upaya yang dilakukan dinas adalah menyampaikan informasi melalui spanduk yang dipasang di sekitar Lapangan Denggung," ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Sleman, diakui dia juga kini tengah gencar mengarahkan kegiatan-kegiatan kedinasan untuk diselenggarakan di sekitar lokasi sentra kuliner baru itu.