Pegadaian Serahkan Bantuan Ambulans ke PMI

Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan, PT Pegadaian, Damar Latri Setyawan (memakai batik) menyerahkan bantuan mobil ambulan kepada Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo dalam acara Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya PMI DIY 2019 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI di Paliyan, Jumat (27/9/2019). - Harian Jogja/David Kurniawan
29 September 2019 04:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– PT Pegadaian memberikan bantuan ambulans senilai Rp1,1 miliar kepada PMI DIY. Bantuan yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) diserahkan dalam acara pembukaan Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya PMI DIY 2019 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI di Paliyan, Jumat (27/9).

Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan, PT Pegadaian, Damar Latri Setyawan mengatakan, penyerahan bantuan ambulans ke PMI merupakan bagian dari program CSR yang dimiliki PT Pegadaian. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu PMI dalam upaya penanganan masalah kegawatdaruratan di wilayah DIY. “Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat,” kata Damar di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan.

Menurut dia, Pegadaian berkomitmen dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui program CSR. CSR yang dimiliki terbagi dalam tiga kategori, yakni Bersih-Bersih Lingkungan, Bersih-Bersih Hati dan Bersih-Bersih Administrasi.

Damar menjelaskan program Bersih-Bersih Lingkungan dilakukan untuk mewujudkan kebersihan lingkungan di sekitar masyarakat. Sedang untuk Bersih-bersih Administrasi menyasar ke sektor finasial. Adapun untuk bantuan ambulans ke PMI masuk ke dalam program Bersih-bersih Hati.

“Untuk Bersih-Bersih Hati tidak hanya ambulans, di tempat lain kami juga ikut pembangunan seperti masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya,” katanya.

Ia pun berharap program CSR ini dapat berperan mengenalkan produk-produk yang dimiliki PT Pegadaian di masyarakat. “Semakin luas pangsa pasar kami, maka upaya memberikan program CSR akan semakin besar,” tutur Damar.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo berterimakasih atas bantuan mobil ambulans tersebut. Menurut dia, bantuan yang diberikan tidak main-main karena nilainya mencapai Rp1,1 miliar. “Tidak hanya mobilnya yang bagus, tapi fasilitas kesehatan di dalamnya juga wah. Ini masuk kategori ambulans kelas primer,” kata Prabukusumo.

Menurut dia, mobil ini akan dimanfaatkan untuk masalah kegawatdaruratan di wilayah DIY. Namun karena masuk kelas yang utama, rencananya juga diterjunkan untuk kesiapsiagaan pada saat ada tamu-tamu negara. “Operasional kami juga akan berkerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit utama di DIY,” katanya.