Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti memukul gong tanda dibukanya TMMD Tahap III di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja, Selasa (2/10/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan Kodim 0734 Jogja di tahun ini memasuki tahap III atau tahap yang terakhir. Adapun wilayah yang disasar oleh TMMD Tahap III/2019 adalah Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja.
Dandim 0734 Jogja, Kolonel Zarnudin, menjelaskan TMMD merupakan bagian pemberdayaan wilayah pertahanan darat. TMMD Tahap III/2019, kata dia, akan digelar selama sebulan penuh sepanjang Oktober. "Salah satu tugasnya membantu Pemkot Jogja dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia dalam Upacara Pembukaan TMMD Tahap III di Lapangan SMA 4 Jogja, Rabu (2/10/2019).
Selama gelaran TMMD Tahap III/2019, personel TNI dan warga sekitar akan melaksanakan program pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik di antaranya talut di Sungai Widuri sepanjang 30 meter, rehab satu unit balai RW, pembuatan satu unit fasilitas MCK, dan rehab lima unit rumah.
Adapun kegiatan nonfisik meliputi sosialisasi terhadap masyarakat mengenai maraknya aksi klithih dan penyalahgunaan narkoba yang akan didukung oleh Polresta Jogja; sosialisasi menangkal fanatisme agama yang sempit, masuknya pengaruh terorisme, dan timbulnya paham agama sesat dari Kantor Kemenag Jogja; sosialisasi bela negara dan cinta tanah air; serta penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tanggga.
TMMD Tahap III/2019, diakui Dandim, memanfaatkan anggaran dari APBD DIY sebesar Rp75 juta dan APBD Kota Jogja sebesar Rp309, 8 juta. Adapun personel yang diturunkan jumlahnya mencapai 100 orang plus sekitar 40 orang dari masyarakat dan resimen mahasiwa (menwa).
"Keterlibatan masyarakat penting. Diharapkan TNI bisa lebih dekat dengan masyarakat, berkomunikasi secara terus menerus, dan endingnya kami berharap TNI selalu bertahta di hati rakyat untuk selalu berbuat yang terbaik bagi Indonesia," ujarnya.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, menuturkan TMMD dilaksanakan setahun tiga kali. Tahap yang terakhir tahun ini, TMMD mengangkat tema Mempercepat Kesejahteraan Rakyat. "TMMD kali ini istimewa, karena bertepatan dengan ulang tahun Kota Jogja. Selain itu tepat juga dengan HUT TNI 5 Oktober, jadi momentumnya sangat tepat," katanya.
Dia berharap selain melaksanakan pembangunan sosial fisik dan nonfisik, TMMD juga bisa menghijaukan lapangan, salah satunya lapangan di SMA 4 Jogja, yang dulu pernah penuh rumput tapi sekarang gundul. "Ruang terbuka seperti ini perlu ditingkatkan kualitasnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Petisi online yang menargetkan Sarwendah menjadi viral dan memicu perdebatan di media sosial. Puluhan ribu dukungan diklaim telah terkumpul.
Manuel Neuer dan Riyad Mahrez resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026, menandai berakhirnya era dua legenda sepak bola dunia.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.