Kemarau, Harga Belalang Goreng Melambung

Seorang pedagang belalang goreng menyiapkan dagangan, Rabu (9/10/2019) - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Atamimi
09 Oktober 2019 23:27 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Selama musim kemarau, pedagang walang goreng di Gunungkidul kesulitan memperoleh belalang. Salah seorang pedagang yang berjualan di kawasan Tahura Bunder, Desa Gading, Kecamatan Playen, Supomo, 38, mengaku sulitnya memperoleh belalang membuat harga belalang goreng kian mahal.

"Saat musim hujan harga belalang goreng Rp50.000 per kilogram, tapi saat musim kemarau seperti saat ini bisa mencapai Rp170.000 per kilogram," kata Supomo saat ditemui Harian Jogja, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, belalang bakal mudah ditemukan mulai bulan Desember. "Saat kemarau belalang biasanya bertelur, dan saat musim hujan belalang mulai menetas," ujarnya. Ia mengungkapkan belalang goreng banyak diminati oleh wisatawan yang lewat. Para wisatawan biasanya mencoba menggoreng sendiri serta membeli belalang goreng yang sudah dimasak.

Seorang wisatawan asal Sleman, Elisa, 60, mengaku baru pertama kali mencoba belalang goreng. Berawal dari rasa penasaran, ia mencoba membeli belalang goreng. "Penasaran, sering lewat tapi belum pernah coba," kata Elisa.