Advertisement
Kemarau, Harga Belalang Goreng Melambung
Seorang pedagang belalang goreng menyiapkan dagangan, Rabu (9/10/2019) - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Atamimi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Selama musim kemarau, pedagang walang goreng di Gunungkidul kesulitan memperoleh belalang. Salah seorang pedagang yang berjualan di kawasan Tahura Bunder, Desa Gading, Kecamatan Playen, Supomo, 38, mengaku sulitnya memperoleh belalang membuat harga belalang goreng kian mahal.
"Saat musim hujan harga belalang goreng Rp50.000 per kilogram, tapi saat musim kemarau seperti saat ini bisa mencapai Rp170.000 per kilogram," kata Supomo saat ditemui Harian Jogja, Rabu (9/10/2019).
Advertisement
Menurutnya, belalang bakal mudah ditemukan mulai bulan Desember. "Saat kemarau belalang biasanya bertelur, dan saat musim hujan belalang mulai menetas," ujarnya. Ia mengungkapkan belalang goreng banyak diminati oleh wisatawan yang lewat. Para wisatawan biasanya mencoba menggoreng sendiri serta membeli belalang goreng yang sudah dimasak.
Seorang wisatawan asal Sleman, Elisa, 60, mengaku baru pertama kali mencoba belalang goreng. Berawal dari rasa penasaran, ia mencoba membeli belalang goreng. "Penasaran, sering lewat tapi belum pernah coba," kata Elisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemilihan Lurah Natah Gunungkidul Digelar Februari, Bujet Rp20 Juta
- Pemkab Gunungkidul Tertibkan PKL Alun-Alun Wonosari, Pedagang Menolak
- Jembatan Linggan Ditutup, Ini Jalur Alternatif ke Pantai Trisik
- Laka Lantas di Jembatan Cungkuk Tempel Sleman, Dua Orang Meninggal
- Warga Dengkeng Bantul Amankan Sejumlah Remaja, Polisi Temukan Pil Sapi
Advertisement
Advertisement





