27 Potensi UMKM Gondokusuman Dipamerkan

Camat Gondokusuman, Guritno (kanan) meninjau salah satu stan UMKM se-Kecamatan Gondokusuman di Embung Langensari, Gondokusuman, Jogja, Kamis (10/10/2019). - Dyah Febriyani
11 Oktober 2019 23:17 WIB Dyah Febriyani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 27 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ditampilkan dalam pergelaran yang bertajuk Gebyar UMKM dan Pentas Seni Kecamatan Gondokusuman 2019. Acara yang digelar di Embung Langensari, Jogja, Kamis (10/10/2019) siang tersebut merupakan upaya Kecamatan Gondokusuman untuk ikut memperingati HUT ke-263 Kota Jogja dengan mengolaborasikannya bersama kesenian lokal.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Gondokuman, Weda Satriya Negara mengatakan dari 27 UMKM yang ditampilkan, di antaranya terdiri dari kuliner seperti gudeg bakar ndeso, jadah tempe, nasi conthong, donat kentang, dan rempeyek. Selain kuliner ada pula kerajinan lokal seperti kain shibori, batik tulis, batik, ecoprint, rajut, mainan edukasi, dan mainan jadul.

Bazar UMKM, diakui dia mampu mengenalkan produk yang telah ada kepada masyarakat luas. “Masyarakat agar kenal dengan produk lokal. Selain itu diharapkan menumbuhkan rasa peduli akan kreativitas masyarakat,” ujarnya saat ditemui di lokasi Gebyar UMKM dan Pentas Seni Kecamatan Gondokusuman 2019, Kamis.

Selain bazar UMKM, acara yang bertemakan Merawat Kebinekaan Guyub Rukun di Gondokusman itu juga mengolaborasikan UMKM dengan kesenian lokal yang ada di Kecamatan Gondokusman, “Sebanyak 10 kesenian akan ditampilkan dalam gelaran ini,” kata dia.

Rencananya, Gebyar UMKM dan Pentas Seni Kecamatan Gondokusuman 2019 digelar selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (11/10).

Karang Taruna

Camat Gondokusuman, Guritno mengatakan dalam gelaran tersebut, panitia sengaja melibatkan karang taruna se-Kecamatan Gondokuman. Keterlibatan karang taruna tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas pemuda Kecamatan Gondokusuman. “Biar kreativitas pemuda semakin terasah,” kata dia.

Menurut dia ada keterkaitan potensi seni budaya dan ekomoni. Dengan pergelaran kesenian lokal yang didalamnya juga melibatkan bazar produk UMKM, diharapkan menjadi bukti bahwa kesenian bisa turut mendongkrak perekonomian.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM kota Jogja, Riyanto, mengatakan Kecamatan Gondokusman memiliki potensi yang destinasi cukup bagus. “Seperti di wilayah pedestrian Kotabaru dapat dimaksimalkan,” ujar dia.

Lagipula, kata dia, produk UMKM Kecamatan Gondokusuan juga cukup variatif dan layak jual. Hanya promosi produk itu sejauh ini memang kurang gencar. “Kami terus berupaya mendampingi para pelaku UMKM dan membantu untuk diberi modal kerja dengan bunga ynag ringan,” kata dia.