Jaring Calon Bupati, Nasdem Gandeng Delapan Lembaga Survei

Ilustrasi Pilkada
21 Oktober 2019 19:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPD Partai Nasdem Gunungkidul tak main-main dalam rangka menyambut gelaran Pilkada 2020. Guna merebut kursi kepala daerah, partai ini sudah menyiapkan delapan lembaga survei berskala nasional untuk membantu dalam pemenangan.

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan partainya serius untuk memenangkan Pilkada 2020. Oleh karena itu, di dalam proses penjaringan tidak hanya sebatas membuka pendaftaran, tapi juga menggelar kajian secara ilmiah.

Menurut dia, kajian ini dibutuhkan untuk menemukan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang benar-benar dikehendaki masyarakat. “Kami menggelar survei ke masyarakat, sehingga dengan turun langsung maka diketahui sosok pemimpin yang diinginkan rakyat seperti apa,” kata Suparjo kepada wartawan, Senin (21/10/2019).

Ia mengungkapkan di dalam proses penjaringan bakal calon Nasdem telah menerjunkan dua lembaga survei independen untuk mencari calon pemimpin yang sesuai dengan keinginan masyarakat. “Sudah mulai bekerja dan hasil survei juga menjadi acuan dalam proses seleksi bakal calon yang akan diajukan,” tuturnya.

Pria yang juga tercatat sebagai anggota DPRD DIY ini menyatakan pelaksanaan survei tidak hanya pada saat penjaringan. Saat calon ditetapkan, untuk pemenangan juga masih membutuhkan konsultasi dari lembaga yang berkompeten. “Kami tidak main-main karena sudah ada delapan lembaga survei berskala nasional yang akan digunakan untuk pemenangan,” katanya.

Rencananya, delapan lembaga survei ini akan membantu selama pilkada berlangsung. Diharapkan dengan kajian yang dilakukan dapat membantu dalam upaya meraih kursi kepala daerah di Gunungkidul. “Masing-masing lembaga menggelar survei sebanyak empat kali sehingga kalau ditotal ada 32 kali survei. Hasil dari penelitian lapangan ini akan dijadikan dasar untuk menerapkan strategi dalam upaya pemenangan,” katanya.

Sekretaris DPD Nasdem Gunungkidul, Agus Sujadmo, mengatakan untuk saat ini partainya masih menjaring bakal calon kepala daerah. Rencananya, pendaftaran dibuka hingga 23 November mendatang. “Masih dibuka dan ada 12 tokoh yang telah mengambil formulir,” katanya.

Menurut Agus, di dalam proses pendaftaran jajarannya tidak hanya menunggu calon pelamar datang. Tim juga berkesempatan mendatangi tokoh-tokoh yang berpotensial maju dalam pilkada. Sebagai contoh pada Sabtu (19/10), tim berkesempatan mengunjungi sejumlah tokoh seperti mantan Ketua DPRD Gunungkidul Budi Oetama Prasetyo, Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid dan mantan caleg DPRD DIY, Bambang Krisnadi. “Kedatangan kami sebagai upaya penjaringan, memberikan kesempatan tokoh-tokoh terkait dalam pendaftaran bakal calon kepala daerah melalui Partai Nasdem,” katanya.