Upah Minimum Kota Jogja Tembus Rp2 Juta, Pengusaha Diminta Patuhi Aturan

Ilustrasi buruh - Antara
30 Oktober 2019 20:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJAUpah minimum di Kota Jogja menjadi satu-satunya upah minumum yang menembus angka Rp2 juta di DIY.

Pemda DIY menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2020 sebesar Rp1.704.608 dengan berdasar pada PP No.78/2015, Rabu (30/10/2019).

Penetapan itu melalui rapat yang digelar dengan melibatkan bupati dan wali kota serta unsur Dewan Pengupahan. UMP DIY ditetapkan sebesar Rp1.704.608. Jumlah itu berdasarkan metode pada PP No.75/2015, dengan mempertimbangkan angka inflasi 8,51%. Adapun upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk Kota Jogja sebesar Rp2.004.000, Sleman Rp1.846.000, Bantul Rp1.790.500, Kulonprogo Rp1.750.500 dan Gunungkidul dengan UMK Rp1.705.000.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan upah minimum yang ditetapkan Kota Jogja sudah berdasarkan hasil rapat dengan Dewan Pengupahan.

“Kota Jogja satu-satunya yang di atas Rp2 juta, kami mohon pengusaha bisa menepati, artinya tidak boleh ada orang yang bekerja di bawah upah minimum, kalau mau mempekerjakan orang harus tahu aturannya berapa UMK,” ucapnya, Rabu (30/10/2019).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnaker) DIY Andung Prihadi mengatakan pada 2021 penetapan upah minimum kemungkinan akan berubah. Sesuai arahan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, penetapan UMP 2021 akan mempertimbangkan upaya pengentasan kemiskinan. Namun maksud berwawasan pengentasan kemiskinan itu belum didefinisikan secara teknis. Meski demikian, Andung memprediksi upah buruh akan meningkat signifikan dan tidak seperti pada rumus seperti PP 78.

“Karena orientasinya pada pengurangan kemiskinan, kemungkinan ada kenaikan, tetapi belum sampai ke aspek teknis, jadi untuk penetapan 2021 harus berwawasan pengentasan kemiskinan,” katanya, Rabu (30/20/2019).

Upah Minimum di DIY 2020

  • Jenis (Nilai)
  • UMP (Rp1.704.608)
  • UMK Jogja (Rp2.004.000)
  • UMK Sleman (Rp1.846.000)
  • UMK Bantul (Rp1.790.500)
  • UMK Kulonprogo (Rp1.750.500)
  • UMK Gunungkidul (Rp1.705.000)