Rute Mubeng Beteng Jogja Malam Ini: Simak Jalur, Jadwal dan Aturannya
Rute Mubeng Beteng Jogja 2026 melintasi kawasan Benteng Keraton sejauh 5 kilometer. Simak jadwal, jalur lengkap, dan aturan peserta.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat membuka Simposium Internasional terkait Budaya Jawa dan Naskah Keraton di Royal Ambarukmo Hotel, Selasa (5/3/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA— Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil Negara (ASN) atau PNS di DIY untuk berubah dari pekerja kantoran menjadi insan peradaban yang mengedepankan misi melayani masyarakat.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pembukaan dan Penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang dihadiri Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB) Tjahjo Kumolo, di Kompleks Kepatihan, Senin (4/11/2019).
Gubernur mengatakan saat ini fungsi ASN diperluas selain menjadi pelaksana kebijakan publik dan perekat bangsa juga sebagai pelayan publik. Ia mengingatkan konsep pelayanan itu sudah ada sejak republik ini berdiri, tertuang dalam Maklumat No.10/1946 tentang perubahan pangreh pradja menjadi pamong praja, makna dari maklumat ini tak sekedar merubah istilah namun juga tata pemerintahan, dari konsep dilayani menjadi melayani.
“ASN harus berubah dari sekadar pekerja kantoran menjadi insan peradaban, yang dalam integritas dirinya melekat misi melayani sepenuh hati, berwawasan masa depan, berintegritas, melek IT, berwatak antikorupsi serta menjauhi penyalahgunaan wewenang,” terangnya.
Ia menambahkan, Pemda DIY menggunakan assessment centre sebagai perangkat perekrutan dan penempatan ASN pada suatu jabatan tertentu dengan mempertimbangkan bakat agar bisa menduduki jenjang karier yang tepat. Sultan mengutarakan, ia memberikan catatan khusus kepada ASN yang mengikuti seleksi suatu jabatan, tentang kekurangan dan kelemahan dan catatan tersebut diberikan langsung kepada yang bersangkutan.
“Jadi bapak menteri, bagi yang masuk calon kami lakukan assessment center kemudian hasilnya itu akan terlihat di mana letak seseorang yang akan menjabat itu. Kelemahan seseorang hanya direkomendasikan dari assessment center kepada Gubernur. Di mana Gubenur akan menuliskan di dalam amplop tertutup, karena ini rahasia para individu kami berikan langsung kepada mereka, bahwa mereka perlu introspeksi karena ada kelemahan dirinya seperti apa, sehingga terjadi dialog dengan kami, mereka tahu apa yang sebenarnya kekurangan mereka,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Mubeng Beteng Jogja 2026 melintasi kawasan Benteng Keraton sejauh 5 kilometer. Simak jadwal, jalur lengkap, dan aturan peserta.
Kejagung menyegel 17.600 motor listrik terkait dugaan korupsi program MBG senilai Rp1 triliun, ini fakta lengkapnya.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian turun pada 19 Juni 2026. Simak daftar lengkapnya.
Top 10 berita Jogja hari ini 19 Juni 2026, dari kasus pungli lurah hingga kemenangan Inggris di Piala Dunia.
Swiss hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026. Manzambi cetak brace, Xhaka tambah gol penalti.
Jadwal SIM keliling Jogja 19 Juni 2026 lengkap lokasi Alun-Alun Kidul, drive thru MPP, syarat, dan jam layanan.