Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa, STIM YKPN Gandeng Industri

Pihak dari STIM YKPN dan PT PHEI menunjukkan nota kesepahaman berisi poin kerja sama antara kampus dan perusahaan yang telah ditandatangani, Senin (4/11/2019). - Ist/STIM YKPN
04 November 2019 21:17 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIM YKPN) Jogja kembali bekerja sama dengan perusaahan dan  industri.

Kerja sama antara perguruan tinggi dengan industri dinilai penting dilakukan, mengingat kebutuhan serta tantangan kampus melahirkan lulusan atau sumber daya manusia yang berkualitas.

Kepala Humas STIM YKPN Jogja, M. Roni Indarto, mengatakan kerja sama kali ini dilakukan pada Senin (4/11/2019) melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI).

“Beberapa poin kerja sama yang disepakati adalah pendidikan dengan melakukan on job training [magang], penyediaan data obligasi untuk penyelesaian skripsi atau tugas akhir, narasumber dan rekrutmen pegawai,” kata  M. Roni Indarto melalui rilis, Senin.

Tiga poin tersebut disepakati dengan PT PHEI. Dikatakannya, langkah kerja sama tersebut sejalan dengan keinginan STIM YKPN meningkatkan kompetensi mahasiswanya.  Hubungan yang erat antara perguruan tinggi dengan industri juga bisa memperkuat sinergi kedua belah pihak.

Selain itu, manfaat  perguruan tinggi bekerja sama dengan industri menurutnya memberikan kemudahan bagi mahasiswa memperoleh akses kerja praktik ataupun magang. Di sisi lain perguruan tinggi lebih cepat menyalurkan produk-produknya seperti lulusan dan hasil penelitian ke pasar yang real.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Ketua STIM YKPN, Bapak Suparmono, sedangkan di pihak PT PHEI diwakili oleh Yoyok Isharsoyo selaku Presiden Direktur PHEI,” kata dia. (Bhekti Suryani/*)