Gunung Merapi Meletus pada Sabtu Pagi, Tlogolele dan Wonolelo Hujan Abu Tipis

Gunung Merapi mengalami letusan pada Sabtu (9/11/2019) pagi. - Ist/ twitter @BPPTKG
09 November 2019 08:35 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gunung Merapi yang ada di perbatasan DIY-Jawa Tengah mengalami letusan pada Sabtu (9/11/2019) pagi. Letusan ini menyebabkan hujan abu tipis di sejumlah wilayah di lereng gunung tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan terjadi awan panas letusan Gunung Merapi pada Sabtu pagi pukul 06:21 WIB.

"Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max. 65 mm dan durasi ± 160 detik," tulis BMKG dalam akun twitter resminya.

Akibat letusan tersebut, terpantau kolom letusan setinggi 1.500 m dari puncak condong ke Barat.

Letusan tersebut juga menyebabkan hujan abu tipis di sisi barat Merapi, yakni kawasan Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang dan Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Seperti dibagikan ulang oleh BPPTKG, hujan abu tipis di Tlogolele tampak di permukaan benda di tempat terbuka. Abu menyerupai taburan tepung tipis. Hal serupa juga terjadi di Wonolelo.

BPPTKG sebelumnya juga melaporkan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan Sabtu (9/11/2019) pukul 00:00 sampai pukul 06:00 WIB, tidak ada guguran lava yang teramati pada periode ini.

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih dalam status level II atau Waspada sejak 21 Mei 2018.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.