Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Ilustrasi perselingkuhan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL– Pemda Bantul bakal mendalami kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan salah satu dukuh di wilayah tersebut. Sang dukuh mengakui perbuatannya dan mengaku menyesal.
Adapun Terkait masalah Dukuh Gaten, Desa Tirtomulyo, Kretek Bantul, yang melakukan perselingkuhan dengan warganya, Pemkab Bantul melalui Kepala Bagian Administrasi, Setda Bantul, Kurniantoro menyampaikan dukuh dan perangkatnya harus profesional dan bijak dalam bersikap.
Kata Kurniantoro aturan tentang kedisiplinan itu sudah diatur di dalam Peraturan Bupati No.60/2018. “Di pasal tiga sudah diterangkan Pamong Desa wajib menjunjung tinggi harkat serta martabat dan harus menjadi panutan bagi masyarakat desa,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com, pada Selasa (12/11/2019) lalu.
“Apalagi Dukuh. Seorang Dukuh harus dituntut menjadi panutan dan menjadi contoh perilaku yang baik bagi masyarakat, jadi yang paling utama adalah menjaga moralitas dan bijak dalam bersikap,” tegas dia.
Terkait dengan masalah ini Toro menyampaikan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan akan mendalami masalah tersebut sebelum menuruti permintaan warga yang menginginkan Dukuh Supriyadi mundur dari Jabatannya.
Sebelumnya diketahui Salah satu tokoh masyarakat sekitar, Sukirmanto mengatakan para warga sangat kecewa dengan tingkah laku pemimpinnya yang mencoreng nama baik padukuhan. “Pemimpin harusnya jadi panutan, jadi contoh kepada warganya. Kami ingin Dukuh Gaten mundur, dan kalau bisa dipecat saja. Karena sudah melanggar asusila," kata Sukirmanto.
Supriyadi sendiri telah menjalin cinta dengan salah seorang warga berinisial S yang merupakan seorang janda, hubungan ini hingga menyebabkan S hamil di luar nikah bersama Supriyadi. Oleh sebab itu warga yang menuntut Supriyadi turun dari jabatannya.
“Padahal dukuh kita ini punya anak tiga lengkap sama istrinya lalu si perempuannya ini punya dua anak tapi mereka. Padahal dia menjabat sudah sangat lama, dari 2008 lalu, tapi masih kami tahan-tahan dan masalah yang terakhir ini tidak bisa kami biarkan,” tegas Sukirmanto.
Sementara itu Supriyadi ketika dikonfirmasi mengatakan dirinya mengakui segala kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas perbuatannya tersebut. Dirinya mengaku hanya manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan.
“Iya saya memang melakukan hal tersebut dan saya minta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan, saya juga manusia, pemimpin juga manusia yang bisa membuat kesalahan, toh saya juga akan bertanggung jawab kepada wanita yang saya hamili ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.