Tokoh PKS Amir Syarifuddin Maju Jadi Calon Bupati Bantul

PKS Bantul kukuhkan nama Amir Syarifudin untuk maju dalam Pilkada 2020 di Bantul, Minggu (15/12/2019).-Harian Jogja - Kiki Luqmanul Hakim
15 Desember 2019 20:57 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16). Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Bantul, Arif Haryanto, menuturkan PKS Bantul sepakat untuk mengusung Ketua DPD PKS Bantul Amir Syarifudin maju dalam Pilkada 2020 mendatang.

Menurutnya nama Amir Syarifudin muncul setelah adanya pengerucutan tiga nama bakal calon yaitu Agus Sumartono, Arif Rahman Hakim, dan terakhir Amir Syarifudin.

"Nama pak Amir muncul atas pengerucutan tersebut. Pemilihan ini adalah aspirasi dari arus bawah, hasil pada pemilihan anggota legislatif 2019 lalu menunjuKkan nama Amir cukup tinggi, yaitu dengan total suara lebih dari 25.000 suara, jadi pak Amir ini layak diusung di Pilkada tahun depan," katanya ketika ditemui Harian Jogja pada Minggu (15/11/2019).

Kata Arif dengan munculnya nama calon dari PKS akan lebih memudahkan komunikasi politik dengan partai lain dan juga menjawab ajuan koalisi yang beberapa kali diterima oleh PKS. Untuk ikut memeriahkan Pilkada tahun depan PKS sendiri harus berkoalisi dengan partai lain, hal disebabkan karena pada pileg 2019 PKS hanya mendapatkan jatah 4 kursi.

"Kita harus berkoalisi karena ketentuan dari KPU kan harus sembilan kursi kalau ingin maju sendiri. Setelah beberapa kali kami tidak memunculkan kader di Pilkada, dan tahun depan kami akan muncul pak Amir sebagai calon, wes wayahe," jelasnya.

"Selanjutnya nama pak Amir akan kami ajukan ke DPP PKS melalui DPW PKS DIY agar mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon," tambahnya.

Sementara itu Amir Syarifudin menjelaskan dirinya siap untuk maju di Pilkada 2020. Menurutnya siap tidak siap, jika itu sudah keputusan dan kepentingan partai maka dirinya harus siap.

"Memang sengaja kami [PKS] baru memunculkan nama bakal calon, karena kami tidak menjual figur kader saja. Kami ingin menunjukan bahwa mesin partai dengan optimal. Ibarat penjual, PKS menawarkan paket komplit kepada partai yang ingin menjalin koalisi," tegasnya. (ST 16)