Jadwal SIM Kulonprogo Selasa 19 Mei 2026: Di PJR Temon
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Gusti Kanjeng Ratu Hemas/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak mengeluarkan larangan selfie kepada para pengunjung meski sempat terjadi insiden ketika meja peninggalan Sri Sultan HB VIII rusak karena dipakai wisatawan untuk swafoto, Senin (16/12/2019). Kraton terbuka terhadap khalayak sebagai upaya edukasi berbagai benda bersejarah.
Permaisuri Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengatakan pengunjung di Kraton mungkin sangat antusias dengan berbagai benda koleksi yang dipamerkan sehingga kemungkinan tidak mengetahui adanya aturan tertentu yang harus ditaati.
“Berarti kalau sampai dia njebolke meja [membuat rusak meja] dia antusias banget sakjane [kemungkinan], yo sesuk dandani wae [besok diperbaiki],” katanya kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Selasa (17/12/2019).
Ia memastikan Kraton Jogja tidak akan mengeluarkan aturan atau larangan apapun setelah insiden tersebut. Sejauh ini, larangan yang berlaku adalah penggambilan gambar adalah menggunakan alat seperti drone dari atas kawasan kompleks inti Kraton.
“Enggak ada larangan selfie, hanya tidak boleh [pakai] drone, tidak boleh area dari atas mengambil gambar, itu tidak boleh,” katanya.
Ia mengatakan berbagai aturan seringkali sudah dipasang di tempat umum, tetapi belum sebagian besar masyarakat sadar dan mematuhi sehingga lebih banyak yang melanggar.
“Sekarang di Indonesia wis dilarang yo tetap wae mlumpat mejo [sudah dilarang tetap saja melompat meja], mlumpat pager [melompat pagar], tetapi sudah [jangan dipersoalkan], tetapi sebetulnya enggak apa-apa, kalau aturan itu harus diterapkan, sebetulnya enggak masalah,” katanya
Hemas menambahkan saat ini Kraton Jogja terus melakukan inovasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama agar memahami berbagai benda peninggalan yang mengandung banyak nilai filosofi dan sejarah.
Sekda DIY Kadaramanta Baskara Aji mengatakan museum tersebut sudah ada larangan bagi pengunjung untuk naik. Seharusnya pengunjung lebih jeli melihat aturan dan mematuhinya. Ia berharap ke depan, masyarakat semakin memahami aturan itu.
“Kalau sudah disebutkan tidak boleh ya jangan dilakukan, itu bukan soal rusak atau tidaknya, tetapi soal etika. Tulisan dilarang sudah, pemilik sudah percaya bahwa pengunjung akan mematuhi, tinggal kesadaran masyarakat untuk mematuhi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.