Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Salah satu lokasi digelarnya Festival Budaya Kotagede./Media Digital
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak tiga Kecamatan di Kota Jogja diganjar penghargaan sebagai Kecamatan Terbaik 2019, Selasa (17/13/2019) lalu di Kompleks Balaikota Jogja. Tiga Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kotagede, Kecamatan Gondomanan dan Kecamatan Gedongtengen.
Nilai tertinggi berhasil diraih Kecamatan Kotagede dengan angka 1.718,45, disusul Kecamatan Gondomanan dengan nilai 1.614,73 dan urutan ketiga dengan perolehan angka 1.607,60 diraih Kecamatan Gedongtengen.
Adapun kriteria penilaian dalam penghargaan ini di antaranya pelaksanaan tupoksi kecamatan, pelaksanaan tugas absurtif, pembinaan trantibum, pemberdayaan masyarakat, kesehatan masyarakat, tugas delegatif, ham belajar masyarakat, RW dan RT siaga, tugas pemerintahan umum, pelaksanaan pelayanan terpadu, tata laksana dan pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan kecamatan.
Camat Kotagede, Rajwan Taufik, mengatakan prestasi ini adalah hasil kerja keras dengan warga yang telah dibangun selama ini. “Semoga penghargaan ini menjadikan motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembangunan di wilayah Kotagede,” ucapnya.
Kecamatan Kotagede mendapat penghargaan Keamatan terbaik bukan saja karena kinerja pemerintahannya, tapi juga sejumlah inovasi yang dicetuskan. Ia mencontohkan, Kotagede berhasil mengembangkan bank sampah hingga pada tingkat RW, yang juga dipilih sebagai Kecamatan Adipura tahun 2019.
“Masyarakat kami ajak membuat komposter di wilayah. Selama ini kita galakan lorong sayur dan lorong buah. Sampah dalam komposter jadi pupuk yang bersinergi dengan program lorong tadi,” katanya.
Selain itu, inovasi lain Kecamatan Kotagede di antaranya komputer berbicara, Buletin Kotagede, layanan kelahiran daftar satu dapat lima, layanan kematian daftar satu dapat tiga, pemberdayaan masyarakat melalui kampung sayur dan kebersihan lingkungan setiap Senin Pon.
Ia menjelaskan, komputer berbicara merupakan fasilitas yang disediakan di ruang tunggu Kantor Kecamatan berupa komputer yang bisa bicara secara mekanik kepada user. Alat ini diperuntukkan bagi difabel netra agar tetap bisa mengakses layanan dan informasi kecamatan.
Sedangkan kebersihan lingkungan setiap Senin Pon adalah kegiatan kerja bakti bersama warga dan PKL untuk membersihkan kawasan Lapangan Karang, di Kelurahan Prenggan. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap Senin Pon pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian