LIBUR AKHIR TAHUN: Wisatawan Bakal Diangkut dengan 10 Bus Menuju Malioboro

Awak bus memeriksa kelengkapan armada baru bus Trans Jogja yang secara resmi diluncurkan di Kantor PT Jogja Tugu Trans (JTT) di Jalan Jogja-Wonosari KM 4,5, Banguntapan, Bantul, Rabu (30/08/2017). - Harian Jogja/Desi Suryanto
20 Desember 2019 20:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 10 unit bus disiapkan sebagai shuttle untuk mengantar wisatawan dari dua lokasi parkir di Kota Jogja selama libu Natal dan Tahun Baru (nataru) 2019.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo menjelaskan pihaknya menyiapkan 10 unit bus Trans Jogja sebagai layanan shuttle untuk mengangkut wisatawan dari dua lokasi parkir selama libur Nataru 2019. Adapun dua titik parkir tersebut adalah lapangan timur Gor Amongrogo dan Parkir Barat serta Parkir Timur Gembira Loka Zoo.

“Harapannya shuttle ini tidak hanya untuk Nataru saja, tetapi juga untuk hari libur lain, tetapi kami belum untuk menerapkannya saat bersamaan dengan uji coba ke pedestrian Malioboro [bebas kendaraan],” katanya di Kepatihan, Jumat (20/12/2019).

Ia memastikan layanan shuttle tersebut memang tidak gratis, sangat tergantung dengan armada, tetapi Sigit memastikan tarifnya standar Trans Jogja. Nantinya wisatawan dari lokasi parkir itu akan diantar sampai ke kawasan Malioboro. “[Soal biaya] Shuttle menyesuaikan, tetapi kayaknya sesuai dengan tarif Trans Jogja,” ucapnya.

Sigit mengatakan, sementara berdasarkan perkiraan dari dua titik parkir tersebut butuh sekitar 10 armada. Namun pihaknya sudah meminta Organda DIY dan Damri untuk menyiapkan armada shuttle sebagai cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami sudah minta Organda [DIY] untuk membantu, kemarin juga kami sudah ke Damri untuk juga membantu, kalau shuttle saya [Trans Jogja] tidak mencukupi nanti akan mencoba minta damri, saya sudah minta ke sana. Kalau kebutuhannya memang hanya 10, kalau kurang ditambah,” ucapnya.

Menurutnya kedua lokasi parkir itu sebagai cadangan, karena sejumlah kawasan parkir di Malioboro selalu penuh, seperti Parkir Senopati, Ngabean dan Taman Abu Bakar Ali. Selain Timur Gor Amongrogo dan Gembira Loka zoo, parkir juga disiapkan di Lapangan STIE di Jalang Parangtritis untuk bus serta Stadion Kridosono khusus untuk parkir mobil pribadi.

“Untuk Kridosono ini hanya mobil pribadi, bukan bus, sehingga kami tidak menyiapkan shuttle, karena mereka bisa menggunakan angkutan tradisional seperti becak, kan sudah relatif dekat dengan Malioboro,” ujarnya.