Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kemacetan di ruas jalan pusat perbelanjaan Malioboro, Senin (18/6/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA--Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), produksi sampah di Kota Jogja khususnya di tempat wisata meningkat. Untuk mengantisipasi membludaknya TPS, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menambah satu kontainer berlokasi di Parkiran Abu bakar Ali untuk menampung sampah di kawasan Malioboro.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Suyana, menjelaskan di Malioboro selama ini sudah ada empat TPS, yakni kontainer di Pasar Sore, Depo Pringgokusuman, TPS pintu masuk Stasiun Tugu dan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
“Minimal ada empat tempat itu yang permanen. Lalu selama liburan ini kami tambahkan satu truk posisi ada di Parkir ABA, standby mulai jam 22.00 WIB. Kami siagakan truk tambahan ini sampai 9 januari,” ujarnya, Senin (30/12/2019).
Peningkatan sampah di masa liburan kata dia bisa mencapai tiga kali lipat. Jika di hari biasa cukup satu kontainer dengan kapasitas enam meter kubik untuk mengangkut semua sampah di Malioboro, maka pada musim liburan perlu setidaknya tiga kontainer.
Permasalahan lebih besar kata dia bukan soal volume sampah, tapi akses truk pengangkut sampah menuju TPS di sekitar Malioboro. Pada musim liburan, kondisi jalan dipastikan macet panjang dan ini menyebabkan butuh waktu berjam-jam bagi truk pengangkut untuk bisa ke TPS di sekitar Malioboro.
Untuk mengantisipasi sejumlah tempat sampah di kawasan Malioboro yang membludak, pihaknya akan menambah fasilitas trash bag di sekitar tempat sampah. “Sampah belum bisa dibawa keluar, tapi tertata rapi di trash bag yang berada di samping tempat sampah,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.