2 Warga Ponjong Ditemukan Terkapar di Bukit Batur Agung, 1 Tewas

Ilustrasi kekerasan - JIBI
01 Januari 2020 20:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang perempuan bernama Paniyati, 46, warga Dusun Sunggingan RT 04/RW 06, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, ditemukan tewas di puncak Bukit Batur Agung, Dusun Karangwetan 1, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo, Selasa (31/12/2019) malam.

Paniyati ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dekat seorang pria bernama Suratmin, 51. Namun, Suratmin saat ditemukan dalam kondisi terluka parah, tetapi masih sadar. Polisi menemukan sebuah sabit, ponsel dan sebuah stagen (kain sabuk untuk wanita Jawa) tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Karangmojo, Kompol Sunaryo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat seorang wanita dan seorang pria yang terluka parah di Bukit Batur Agung, Karangmojo. Kedua korban ditemukan Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB. "Warga menemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya, Rabu (1/1/2020).

Sunaryo enggan menjelaskan lebih jauh terkait dengan kasus yang dialami dua warga asal Dusun Sunggingan tersebut. Polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. "Kasus ini masih terus kami kembangkan. Yang jelas, satu korban ditemukan meninggal dunia. Mohon maaf belum bisa berkomentar banyak," kata dia.

Lokasi penemuan, menurut Sunaryo, cukup sulit dilalui oleh tim gabungan yang mengevakuasi kedua korban. Selain gelap, jarak lokasi penemuan dengan permukiman warga cukup jauh. "Lokasinya cukup sulit dijangkau dan jauh dari permukiman,” kata Sunaryo.

Berdasar keterangan sejumlah saksi, Selasa sore kedua korban pamit kepada keluarganya untuk mencari rumput pakan ternak. Namun hingga petang keduanya tak kunjung kembali ke rumah. "Kedua korban ditemukan Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan Paniyati sudah meninggal dunia, sementara Suratmin masih hidup. Saat ditemukan Suratmin merintih kesakitan," kata Ketua RW 06 Desa Umbulrejo, Rujito, Rabu.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan, saat dikonfirmasi menjelaskan kedua korban ditemukan di puncak Bukit Batur Agung pada Selasa malam dalam kondisi luka-luka. "Korban perempuan bernama Paniyati sudah meninggal dunia, sedangkan korban lainnya yakni Suratmin mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya," kata Agus Setiawan kepada wartawan, Rabu.

Menurut Kapolres, setelah dievakuasi jenasah Paniyati langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY, Kalasan, Sleman, untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan Suratmin dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rahayu, Karangmojo," kata Agus.

Agus mengatakan jajarannya masih menyelidiki kejadian tersebut. Berdasar hasil pemeriksaan sementara, diduga kedua korban menjadi korban penganiayaan. "Di lokasi kejadian ditemukan sabit, jadi dugaan awalnya penganiayaan," katanya.

Agus menjelaskan belum ada bukti yang mengarah adanya pelaku lain dalam dugaan penganiayaan tersebut. Terlebih, polisi belum bisa memeriksa Suratmin karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.