CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Formasi anggota DPRD Gunungkidul periode 2019-2024 segera berubah. Hal ini tidak lepas dari wacana pergantian antarwaktu (PAW) di Fraksi Gerindra.
PAW bakal dilakukan karena ada salah satu anggota fraksi yakni Sumaryanto tersangkut masalah hukum dan telah memiliki kekuatan hukum tetap. Bahkan saat proses hukum masih berjalan, yang bersangkutan juga diberhentikan sementara melalui surat keputusan dari Gubernur DIY.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, membenarkan adanya rencana pergantian anggota DPRD di Fraksi Gerindra. Hanya, surat resmi terkait dengan PAW masih menunggu dari partai. “Hingga kini surat pengajuan PAW belum masuk ke sekretariat,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).
Menurut dia, surat dari partai sangat dibutuhkan sebagai acuan kesekretariatan untuk memproses PAW terhadap Sumaryanto. “Tanpa adanya surat resmi maka PAW tidak bisa dilakukan,” katanya.
Agus menuturkan sebelum adanya rencana PAW Sumaryanto telah diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD Gunungkidul berdasarkan surat keputusan dari Gubernur DIY. Penonaktifan dilakukan karena yang bersangkutan menjalani proses hukum dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga. “Saat ini kasus tersebut sudah berkekuatan hukum tetap. Untuk pergantian kami menyerahkan sepenuhnya ke partai,” katanya.
Bendahara DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya rencana PAW terhadap Sumaryanto. Menurut dia, jajarannya telah menggelar rapat internal dan tinggal menunggu rekomendasi dari DPP Partai Gerindra. “PAW dilakukan karena Sumaryanto tersandung kasus hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.