13.133 Warga Jogja Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp150.000

28 Januari 2020 00:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kementerian Sosial mengganti istilah Bantuan Penerima Non Tunai (BPNT) dengan Program Sembako. Selain ganti nama, nominal yang diterima keluarga sasaran pun bertambah yang semula Rp110.000 per bulan menjadi Rp150.000 per bulan. Di Kota Jogja, tahun ini terdapat 13.133 penerima.

Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat, menjelaskan program ini bertujuan mengurangi beban keluarga melalui pemberian sebagian kebutuhan hidup, pemenuhan gizi seimbang, meningkatkan ketepatan sasaran serta memberi kekuasaan keluarga untuk memilih makanan yang dibutuhkan.

Berbeda dengan BPNT yang hanya menyediakan dua pilihan bagi setiap keluarga berupa beras dan telur untuk pemenuhan karbohidrat dan protein hewani. Program Sembako terdapat bermacam pilihan meliputi karbohidrat dari nasi, sagu atau makanan lokal lainnya, protein hewani dari telur dan ikan, protein nabati dari kacang, tahu dan tempe, serta vitamin dari sayur dan buah. “Program ini juga untuk mendukung pengurangan stunting,” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Keluarga penerima Program Sembako ini dapat mengambil bahan makanan tersebut di E-Warung terdekat yang telah tersebar di seluruh wilayah Kota Jogja sejumlah 25 kelompok. Bahan makanan dapat diambil dengan total nilai Rp150.000 dan tidak bisa diambil dalam bentuk uang.

E Warung kata dia, tidak berhak menentukan paket bahan makanan yang akan diambil penerima program. Berbeda dengan program sebelumnya, kali ini E Warung bisa memperoleh pasokan dari berbagai sumber, tidak lagi dimonopoli oleh satu pemasok saja. “Bank penyalur tidak menyalurkan bahan pangan, melainkan uang elektronik,” katanya.