Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Kelelawar bacem khas Gunungkidul./Detikcom-Pradito R Pertana
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Mewabahnya virus Corona membuat kuliner kelelawar bacem khas Gunungkidul, DIY, jadi sorotan. Namun Dinas Kesehatan setempat tak ambil pusing. Kuliner tersebut tetap diperbolehkan dengan syarat tetap menjaga kebersihan dan dimasak sampai matang.
"Ya silakan dikembalikan ke masing-masing. Tapi sampai saat ini Corona tidak ada di Indonesia dan kita tidak perlu khawatir," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati kepada detikcom, Selasa (4/2/2020).
Menyoal adanya peneliti yang menyebut kelelawar buah di Indonesia mengandung virus Corona, Dewi menegaskan bahwa hingga saat ini Kementerian Kesehatan belum memberi imbauan khusus ke daerah terkait kabar tersebut.
"Itu dari peneliti ya, yang jelas sampai sekarang di Indonesia belum ditemukan virusnya [Corona]. Kalau ada biasanya dari pusat langsung memberi imbauan, tapi sampai saat ini tidak ada hal-hal khusus, jadi intinya tidak perlu dikhawatirkan," katanya.
Menurut Dewi, virus lebih mudah mati dari pada dengan pemanasan. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan terkena virus Corona apabila mengkonsumsi kelelawar bacem.
"Memang saya belum mempelajari secara detail ya, tapi biasanya virus itu lebih mudah mati dibanding bakteri ataupun spora. Jadi kalau kena pemanasan itu biasanya virus lebih cepat mati," katanya.
Sedangkan untuk pengolah kelelawar bacem dan masyarakat, Dewi mengimbau agar selalu mengutamakan kebersihan dalam mengolah makanan. Selain itu, ia meminta mereka untuk memastikan makanan olahannya matang.
"Kalau imbauan khusus tidak ada, tapi sesuai standar universal, kalau kerja dan masak apapun sebaiknya pakai pelindung diri. Selain itu kalau memasak dengan bersih dan matang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : detik.com
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.