Sentra Produksi Kelengkeng Tawangsari Akan Dikembangkan Jadi Agrowisata

Tanam kelengkeng di Kulonprogo. - Ist
07 Februari 2020 04:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pemerintah Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, kini sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan kawasan agrowisata kelengkeng yang ada di kalurahan tersebut.

Carik Kalurahan Tawangsari, Tri Sulistyo, mengatakan pengembangan ini berawal dari kegiatan bursa inovasi kalurahan tingkat kabupaten yang diikuti perwakilan pemerintah kalurah dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tawangsari beberapa waktu lalu. Seluruh kalurahan di Kulonprogo saat itu diminta untuk menghadirkan inovasinya masing-masing.

"Dan kami memilih agrowisata kelengkeng sebagai inovasi desa," ujar Tri, Kamis (6/2/2020).

Dipilihnya agrowisata kelengkeng bukan tanpa alasan. Sejak sedekade terakhir, Tawangsari sudah menjadi sentra budidaya kelengkeng di Kulonprogo. Tahun ini tercatat lahan seluas 10 hektare yang terpencar di dusun dusun di kalurahan tersebut telah menjadi tempat bagi pertumbuhan ribuan pohon kelengkeng.

Adapun untuk merealisasikan pengembangan itu, disusunlah DED sebagai tahap awal. Ke depan, di samping menghadirkan kelengkeng sebagai komoditi utama agrowisata, pemerintah kalurahan juga akan menyertakan keikutsertaan UMKM setempat dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami akan coba mengkolaborasikan agrowisata dengan potensi lokal, seperti UMKM tahu dan pembuatan batik," terangnya.

Tri mengungkapkan modal yang dibutuhkan untuk pengembangan ini cukup besar. Diperkirakan bisa mencapai miliaran rupiah. Anggaran desa lanjutnya tidak bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo dan perusahaan BUMN lewat program CSR.

Kepala Disperpangan Kulonpogo, Aris Nugroho mengatakan Kalurahan Tawangsari memang dikembangkan menjadi sentra produksi kelengkeng Kulonpogo Pada tahun ini pihaknya akan menambah luasan lahan 100 ha yang melingkupi Tawangsari dan wilayah sekitar.

"Dari kami juga sudah ada bantuan bibit klengkeng, pembinaan dan pendampingan, diharapkan ke depan selain sentra produksi, Tawangsari juga bisa jadi agrowisata," ujarnya.