Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Foto Pengurus Lembaga Dakwah UGM Perempuan Diblur (ist)
Harianjogja.com, JOGJA--Majelis Ulama Islam (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut memberi pandangan terkait dengan kasus gambar wajah mahasiswi UGM yang diblur.
Mahasiswa Jamaah Muslim Geografi (JMG) Universitas Gadjah Mada (UGM) memburamkan foto perempuan pada struktur organisasi yang diunggah di akun Twitter mereka. Lantas, bagaimana tanggapan Majelis Ulama Islam (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)?
"Ini (memburamkan foto) tidak dilarang, tetapi (tindakan) itu bukan tuntunan Islam," Sekretaris MUI DIY, Ahmad Muhsin Kamaludiningrat, saat ditemui detikcom-jaringan Harianjogja.com di kantornya, Kamis (13/2/2020).
Achmad Muhsin menegaskan bahwa foto wajah tidak memaparkan aurat. Dalam fikih dan dalil hadis, lanjutnya, wajah dan telapak tangan bukan merupakan aurat. Pemburaman foto wajah perempuan ini diibaratkannya seperti menggunakan cadar (niqab).
"Seperti halnya jilbab dan cadar, dari dalil yang ada, wajah dan telapak tangan bukanlah aurat. Kalau ada cadar, itu bukan tuntunan Islam. Bisa jadi, itu budaya," jelasnya.
Meski demikian, ia berpendapat, orang tetap harus mengetahui tujuan foto tersebut diblur. Bisa jadi, pengunggah foto yang diblur memiliki maksud tertentu.
"Nah, tergantung dari tujuannya. Kita memang harus mengetahui niat pengebluran tersebut," lanjut Ahmad.
Secara pribadi, Ahmad tidak ingin mencampuri hal-hal privat, seperti niat individu yang ternyata memang menginginkan wajahnya untuk diblur. Dia melihat kemungkinan, bisa jadi para mahasiswi tersebut memang sedang berpesan untuk tidak dimuat di media sosial.
"Kita memang harus tahu niat pengunggah atau orang yang wajahnya diblur. Mungkin, mereka berpesan untuk tidak ingin dipublikasikan. Kalau seperti ini, ya boleh-boleh saja," kata di.
Namun demikian, Achmad menyarankan untuk tidak menutup ataupun mengeblur atau memburamkan foto wajah perempuan.
"Saran saya, tidak usah ditutup. Untuk apa ditutup? Ini jelas bukan karena hukum Islam dan hukum fikih. Dalam hukum Islam, menampilkan gambar itu boleh, apalagi hanya wajah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.