Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Sejumlah pengunjung bermain di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Selasa (11/6/2019). Adanya kenaikan air laut karena gelombang tinggi tidak menyurutkan minat pengunjung untuk menikmati keindahan panorama pantai. /Istimewa/Dokumen SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, JOGJA - Kontribusi sektor pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi Kota Jogja cukup besar, yakni 17,46%. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding nasional, yang hanya 4,8%. Dengan pariwisata sebagai motor penggrak perekonomian Kota Jogja, maka diperlukan strategi yang matang untuk mencapai target pasar ke depan.
Kepala badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja, Agus Tri haryono, menjelaskan dalam sektor pariwisata, wisatawan tidak hanya menyaksikan, tapi juga terlibat dan merasakan atraksi wisata, hingga bisa menikmati amenitas berupa penginapan. “Maka perlu kesiapan infrastruktur yang berorientasi jangka panjang,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).
Pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata ini dengan strategi 3A+P, yakni attraction, amenity, accessibility dan promotion. Atraksi merupakan spot atau kawasan budaya sejarah, yang di dalamnya mencakup Kraton, sumbu filosofis dan museum, kampung wisata berbasis budaya, event city of festival, dan ekonomi kreatif.
Lalu amenity, Kota Jogja kata dia telah memiliki 418 hotel, yang 84% di antaranya merupakan hotel non bintang. Meski demikian untuk fasilitas pangan, warung dan angkringan dinilai belum berstandar pada aspek higienitas dan pangan aman. “Nah kita akan menuju ke sana. Selain itu pramuwisata tersertifikasi serta segenap fasilitas kota,” ujarnya.
Untuk accessibility pihaknya akan mengoptimalkan beberapa fasilitas transportasi, seperti tempat khusus parkir (TKP) ABA, Beringharjo, Ngabean dan Senopati. Kemudian angkutan umum berupa Trans Jogja, Thole dan lainnya juga perlu dioptimalisasi. “Untuk promosi, Kota Jogja selama ini belum ada brandingnya. Ini yang perlu, baru kita buatkan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Marsution Tonang, menjelaskan pihaknya tengah mematahkan konsep pariwisata lintas wilayah yakni Jogja Solo Semarang (Joglosemar), yang di dalamnya terdapat Borobudur sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Konsep Joglosemar telah menjadi super prioritas kawasan wisata. "Tidak bisa bicara satu teritorial, tapi terintegrasi. Bagaimana agar kita mampu mengemas paket wisata yang tidak hanya berbasis kewilayahan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.
Operasi caesar dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus bayi. Pemberian ASI menjadi salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan anak.