Advertisement

Viral Siswa Jogja Dibully, Bethesda Akui Ada Kesamaan Cerita

Newswire
Jum'at, 21 Februari 2020 - 14:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Viral Siswa Jogja Dibully, Bethesda Akui Ada Kesamaan Cerita Ilustrasi kekerasan - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Aksi bullying atau perundungan yang dialami pelajar kembali menggemparkan jagad Twitter dan Facebook.

Kali ini akun @Mummy_Nduty membagikan thread atau utas, Rabu (19/02/2020), tentang seorang siswa SD di Jogja yang menjadi korban perundungan dari temannya.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Tak hanya verbal, siswa tersebut dipukuli hingga harus dilarikan ke rumah sakit Bethesda dan harus dioperasi ususnya. Sebelumnya, korban, yang disinyalir merupakan siswa salah satu sekolah di Sleman ini, tidak masuk sekolah selama tiga minggu.

Kepala Humas dan Marketing RS Bethesda Adiatno Priambodo, ketika ditemui SuaraJogja.id di rumah sakit setempat, Jumat (21/02/2020), membenarkan ada kesamaan cerita di Twitter dan Facebook dengan salah satu pasien yang masuk ke RS tersebut. Pasien anak berinisial SAGH masuk ke RS tersebut pada Kamis, 13 Februari 2020 lalu. Alamat anak berusia sembilan tahun itu pun sama dengan yang ramai di medsos.

"Kami mendapatkan rujukan pasien anak laki-laki dari RS Sadewa lewat IGD pada 13 Februari lalu ke bangsal anak. Cerita di medsos matching [sama] dengan yang kami temui runtutan ceritanya," ujarnya.

Pasien tersebut pada 13 Februari malam harus menjalani operasi di bagian perut. Dua dokter bedah anak pun turun langsung melakukan operasi pada pasien yang bersangkutan, salah satunya dokter bedah anak atas nama dr Yulius Candra.

Rujukan ke RS Bethesda dimungkinkan karena RS Sadewa tidak bisa menangani kondisi kesehatan pasien, sehingga SAGH harus dibawa ke Bethesda untuk menjalani tindakan operasi. "Namun kami belum mendapatkan hasil diagnosis dari dokter yang melakukan operasi karena saat ini belum bisa ditemui," jelasnya.

Adi menambahkan, saat ini pasien tengah dirawat intensif di bangsal anak. Namun, orang tua yang bersangkutan, yang menunggu putranya, belum mau ditemui. "Dari cerita keluarga, pihak sekolah juga sudah menjenguk," imbuhnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Aeropressure, Inovasi Warga Kupatan untuk Pelihara Ikan di Perkotaan Magelang

News
| Jum'at, 09 Desember 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Ikut Genjot Kualitas SDM Desa Wisata, Ini yang Dilakukan oleh BCA

Wisata
| Kamis, 08 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement