Advertisement
Warga Canden Menolak, DLH Bantul Lanjutkan Proyek Rumah Pilah Sampah
Warga memasang spanduk penolakan pembangunan tempat pembuangan sampah pilah (TPSP) di Dusun Sanggrahan, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Bantul, Selasa (25/2/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan proyek pembangunan rumah pilah sampah (RPS) di Dusun Sanggrahan, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Bantul tetap berjalan meski warga setempat menolak. Pembangunan itu dijadwlkan mulai dilakukan tahun ini.
Kepala DLH Bantul, Ari Budi Nugroho mengakui adanya penolakan warga terhadap rencana pembangunan RPS di Canden tersebut. Akan tetapi dia mengklaim sudah berkomunikasi dan menyosialisasikan ulang kepada sejumlah perwakilan warga pada akhir tahun lalu. “Hasilnya, warga mendukung dan setuju dibangun RPS. Tahun ini akan dilaksanakan pembangunannya,” kata Ari, Rabu (26/2/2020).
Advertisement
Dia menjelaskan pembangunan RPS dilakukan di 16 titik, salah satunya di Sanggrahan, Canden. RPS yang sudah terbangun sejak 2017 hingga 2019 lalu, kata dia, totalnya ada 53 unit.
Menurut Ari, keberadaan RPS selama ini sangat efektif untuk mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan sebagai pembuangan akhir sampah.
BACA JUGA
Bahkan Ari mengaku DLH akan terus berupaya memperbanyak RPS karena RPS dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST Piyungan. Dia tidak menyebut berapa volume sampah yang berkurang. “Sangat efektif karena ada proses pemilahan sebelum dibuang ke TPST Piyungan,” ujar Ari.
Pembangunan RPS selama ini dilengkapi dengan mesin pembuatan kompos untuk sampah basah yang dijadikan pupuk. Sedangkan sampah kering yang bernilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali sehingga sampah yang dibuang benar-benar yang tidak bisa didaur ulang. Selain mesin pembuatan kompos, RPS juga dilengkapi dengan kendaraan pengangkut sampah.
Dia menjelaskan setidaknya ada dua tipe RPS yang dibangun DLH, yakni tipe 12 meter persegi dengan anggaran Rp125 juta dan tipe 20 meter persegi dengan anggaran Rp200 juta. “Sebenarnya pembangunan RPS juga merupakan usulan dari warga karena yang mengelola nantinya adalah warga sekitar,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda Jateng Kawal Ketat 224 Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
Advertisement
Advertisement






