Pantai Gesing Cocok untuk Pelabuhan Pendaratan Ikan

Suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Jumat (14/12/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
09 Maret 2020 22:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul mendukung penuh langkah Pemerintah DIY untuk membangun pelabuhan di kawasan Pantai Gesing, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Fasilitas pelabuhan ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil tangkapan ikan di wilayah perairan pantai selatan DIY.

Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian, mengatakan wacana pembangunan pelabuhan di Pantai Gesing muncul sejak 2019. Untuk saat ini masih dalam proses perencanaan karena di 2020 program masih sebatas penyusunan masterplan dan detail engineering design (DED) kawasan untuk kepelabuhanan.

Meski demikian, sudah ada beberapa kajian awal terkait dengan lokasi. Sebelum ditetapkan di Pantai Gesing, lokasi pelabuhan awalnya dibangun di Pantai Pandansimo, Bantul. Hanya, tutur Krisna, dari sisi lokasi dinilai kurang mendukung karena ada potensi sedimentasi seperti yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Adikarta, Kulonprogo. “Kemudian dipilih Pantai Gesing sebagai calon lokasi,” katanya kepada Harian Jogja, Senin (9/3/2020).

Menurut Krisna, Pantai Gesing sangat cocok dijadikan pelabuhan karena memiliki pemecah ombak alami sehingga tidak perlu dibangun breakwater saat pelabuhan dibangun. Di sisi lain, lokasinya juga strategis karena nelayan bisa lebih mudah menjangkaunya. “Nelayan Gunungkidul dan Bantul juga bisa dengan mudah mengaksesnya,” katanya.

Rencana pembangunan pelabuhan ini menjadi kunci dalam upaya mengoptimalkan potensi laut di Gunungkidul. Diharapakan program ini bisa segera direalisasikan agar nelayan memiliki akses yang baik untuk pendaratan perahu serta hasil tangkapan. “Untuk langkah awal masih sebatas pelabuhan pendaratan ikan, tapi kedepan dijadikan pelabuhan perikanan pantai seperti di Pantai Sadeng,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul ini.

Hal senada diungkapkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto. Menurut dia, lokasi di Pantai Gesing lebih mudah diakses ketimbang Pelabuhan Sadeng. “Jarak menjadi acuan karena Gesing lebih dekat ketimbang Sadeng yang berada di ujung timur Gunungkidul,” katanya.

Rujimanto mendukung penuh upaya pembangunan pelabuhan di Pantai Gesing. Da berharap permasalahan nelayan tidak hanya pada fasilitas kepelabuhanan, namun juga butuh pendukung lain. Sebagai contoh, nelayan Gunungkidul masih membutuhkan banyak pelatihan dan bantuan alat untuk mengoptimalkan hasil tangkapan. “Semua harus dipersiapkan sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh nelayan,” katanya.