Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi rumah sakit/Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Kementerian Kesehatan telah menunjuk empat rumah sakit di DIY sebagai rujukan pasien virus corona, salah satuya RSUD Jogja. Beberapa kelengkapan dan mekanisme penanganna pun sudah disiapkan oleh RSUD Jogja dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Wardoyo, menjelaskan untuk kewaspadaan corona sebenarnya tidak membutuhkan banyak biaya. Pasalnya, seluruh keperluan untuk penanganan pasien positif corona ditanggung Kementerian Kesehatan.
"Mekanisme pembiayaan sudah jelas, kalau terkait pneumoni di Puskesmas dan RS Tipe D akan dibiayai BPJS. Namun kalau sudah positif corona dibiayai Kementerian Kesehatan. Sehingga alokasi anggaran tidak terlalu banyak," ujarnya, Senin (9/3/2020).
Meski demikian ia mengungkapkan beberapa barang menjadi langka seperti masker dan alat pelindung diri (APD). Di RSUD Jogja, saat ini terdpat 10 APD. Selain diapsok dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, APD juga akan didatangkan dari Kementerian Kesehatan.
Direktur Utama RSUD Jogja, Ariyudi Yunita, menuturkan pihaknya telah meminta penambahan APD dari Kementerian Kesehatan yang akan dikirimkan pada Rabu (11/3/2020) mendatang. "Untuk kewaspadaan corona kami sudah ada persiapan khsus," ujarnya.
Ia mengungkapkan untuk penanganan corona RSUD Jogja sudah sejak Januari lalu membentuk tim khusus, yang melibatkan dokter spesialis dalam, anak, mikrobiologi, dam anestesi. Untuk ruang isolasi, pihaknya telah menyediakan dua ruang khusus untuk pasien corona. "Ruang isolasi ada 10, tapi yang khusus untuk corona dua," ungkapnya.
RSUD Jogja juga telah membuat alur untuk penanganan corona. Tidak semua pasien langsung dikirim ke RSUD Jogja, melainkan ada kriteria orang dalam pemantauan. Ia mencontohkan orang yang punya riwayat pilek, batuk, panas dan sesak nafas, serta pernah mengunjungi wilayah yang terkena infeksi akan dipantau selama 14 hari.
"Atau orang yang pernah kontak dengan pasien corona juga kami pantau. Kami tidak menjemput pasien, tapi kalau ada pasien yang datang ke sini langsung kami tangani sesuai alurnya," Kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bagi sebagian pengendara, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang bagaimana menikmati setiap momennya dengan nyaman.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Magelang dan DIY menggelar Sarasehan Muhibah Budaya 2026 untuk memperkuat edukasi sejarah Mataram dan pelestarian cagar budaya.
Polda Kalteng menyita dokumen dua perusahaan tersangka karhutla di Kapuas dan Lamandau. Total lahan terbakar mencapai 1.251 hektare.
PAD Bantul mencapai Rp611,43 miliar atau 80,95% per 20 Oktober 2026. Pemkab mengandalkan program penghapusan denda PBB-P2.