Advertisement
Pemkab Gunungkidul Siap Bangun Tempat Lelang Hasil Panen Petani
Petani memanen cabai rawit di area penanaman cabai di Pondok Wonolelo II, Widodomartani, Ngemplak, Selasa (4/9 - 2018). Beberapa tanaman terlihat mengering karena dibiarkan oleh petani. Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul berencana membangun bangsal pascapanen. Tempat ini berfungsi untuk lokasi pelelangan hasil panen hortikultura milik petani.
Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Budi Sudartanto mengatakan, bangsal pascapanen masih dalam tahap perencanaan. Rencananya fasilitas ini akan dibangun di Desa Karangrejek, Wonosari. Untuk pembangunan, pemkab mendapatkan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat.
Advertisement
“Alokasi dana untuk membangun bangsal pascapanen sebesar Rp200 juta,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).
Menurut dia, bangsal ini dibangun sebagai upaya membantu petani menjual hasil panen. Selama ini, kata Budi, harga komoditas panen sangat bergantung dengan harga dari tengkulak sehingga banyak dirugikan, khususnya saat harga melambung naik.
Oleh karenanya, dengan bangsal ini akan ada fasilitas penjualan dengan sistem semi lelang sehingga harga berdasarkan kesepakatan bersama. “Tujuannya untuk melindungi petani karena selama ini harga hanya bergantung dari tengkulak,” tuturnya.
Untuk bangsal pascapanen nantinya tidak hanya digunakan oleh para petani di Karangrejek, melainkan bisa juga dimanfaatkan oleh para petani cabai, bawang merah, sayur dari kawasan lain.
Lokasi dipilih di Karangrejek karena letaknya strategis sehingga petani mudah mengaksesnya. “Tempat lelang difokuskan untuk tanaman hortikultura, seperti sayur-sayuran, bawang merah dan lain sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Viral Influencer Kena Campak Tetap Keluar Rumah, Ini Kata Kemenkes
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Ekstrem Terjang Gunungkidul, Kerugian Material Capai Rp99 Juta
- Waspada Bibit Siklon 90S, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjang DIY
- Dishub Kulonprogo Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar Terkendali
- Posko Aduan THR Dibuka di Bantul, 1 Kasus Tahun Lalu Belum Tuntas
- RSUD Sleman Targetkan Pendapatan Rp152 Miliar pada 2026
Advertisement
Advertisement








