Stok Darah PMI Kulonprogo Turun 30% karena Corona

Ilustrasi Palang Merah Indonesia - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
28 Maret 2020 07:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo mencatat terjadi penurunan jumlah stok darah hingga 30% sejak mewabahnya virus Corona penyebab Covid-19.

Saat ini PMI cukup kesulitan memperoleh tambahan darah karena wabah virus tersebut membuat sejumlah kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan PMI dibatalkan. "Sehingga ada penurunan cukup signifikan, hampir 30 persen," ujar Ketua PMI Kulonprogo, Arif Prastowo, Jumat (27/3/2020).

Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat kebutuhan darah di Kulonprogo cukup tinggi. Setiap bulan kata Arif, kebutuhan darah untuk warga Bumi Menoreh mencapai 400 kantong. Namun dengan situasi sekarang, cukup sulit memenuhi jumlah tersebut.

Sementara itu Wakil Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) Markas PMI Kulonprogo, Inngusdi, mengungkapkan wabah Corona ini menyebabkan tiga acara donor darah yang menggandeng PMI dan sedianya dilangsungkan pada Maret telah dibatalkan.

Pun demikian dengan kegiatan pada April mendatang. Pihaknya mencatat dari tujuh acara yang akan digelar bulan depan, dua di antaranya dipastikan batal. Sedangkan sisanya masih menunggu kepastian sembari melihat situasi.

Pembatalan ini di satu sisi dimaklumi pihaknya karena sebagai bentuk mentaati imbauaan pemerintah. Namun di sisi lain menjadi kekecewaan tersendiri karena sejumlah acara itu berpotensi mendatangkan banyak stok darah.

"Diperkirakan bisa sampai 1.500 kantong, tapi ya tidak apa-apa karena memang situasinya tidak memungkinkan," ucapnya.

Untuk mencegah kekosongan stok, PMI Kulonprogo tetap membuka layanan donor darah. Petugas PMI juga rutin menghubungi pendonor yang terdata melalui pesan singkat berisi pengingat waktu donor darah.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, PMI juga telah rutin menyeterilkan ruang donor darah dengan cairan disinfektan dan menjaga kebersihan lingkungan markas.

Kita tetap mengutamakan higienitas ruangan untuk donor darah di sini. Jadi untuk para pendonor tidak perlu khawatir," ucap Inngusdi.