Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Seorang pedagang pukis, Ahmad Kabul sedang konsentrasi menyiapkan kue pukis andalannya pada Jumat (27/3/2020) di Pasar Wates./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO - Mencicipi kuliner lezat tidak selalu harus pergi ke restoran mewah. Kue lezat satu ini bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional.
Salah satunya di Pasar Wates. Meski terbilang jadul, nyatanya kue pukis pasar ini patut dipertimbangkan untuk kudapan pagi hari.
Empat loyang pukis milik Ahmad Kabul masih panas di atas sepasang kompor. Ahmad yang ditemui di emperan kios Pasar Wates sedang sibuk menuangkan adonan ke dalam cetakan. Ia agak terburu-buru, sebab ia mendapat pesanan cukup banyak.
Sudah kurang lebih sepuluh tahun Kabul berjualan Pukis. Perihal rasa, pukis milik Ahmad ini rasanya ciamik. Dia bilang, resep pakemnya saat ini tidak didapat begitu saja. Melalui percobaan yang tak cuma sekali, Kabul menemukan racikan pas untuk pukisnya.
Santan, adalah bahan yang pertama diucapkan Ahmad saat ditanya apa resep pukis istimewanya. Agaknya, proporsi santan menjadi kunci dari pukis milik Ahmad. Sisanya tentu bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, garam, soda kue, fermipan, dan margarin menjadi bagian dari adonannya. "Saya tidak pakai bubuk coklat, karena sering ketika dicampur tidak larut dan bentuknya kasar," ujar Ahmad, Jumat (27/3/2020).
Adonan cukup dituangkan dalam cetakan panas yang sudah diolesi margarin. Cetakan selanjutnya ditutup hingga adonan mulai mengembang. Setelah mengembang tangan pria 54 tahun ini akan dengan cekatan menusuk bagian tengah pukis agar panasnya keluar. Ia juga dengan cepat melepaskan rekatan adonan dengan bagian sisi-sisi cetakan.
Meski hanya menjual satu rasa yakni cokelat, eetiap hari Ahmad mampu menjual rata-rata 1000 buah pukis, tentu jumlah yang tidak sedikit. Jumlah tersebut diperoleh hanya dengan durasi tiga jam jualan yakni sejak mulai buka pukul 05.00-08.00 WIB. Cukup dengan harga Rp5.000, 10 buah pukis istimewa buatan Ahmad bisa dibawa pulang segera dengan kondisi masih hangat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.
Jennifer Hubner disorot netizen Malaysia setelah komentarnya soal permainan Timnas Malaysia. Polemik kemudian melebar ke persoalan keluarga.
Prancis ditahan Italia 1-1 di Stade de France. Zidane tetap puas meski Les Bleus gagal mempertahankan catatan sempurna di Nations League.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.