UPDATE DIY: Pasien Positif Corona Jadi 34, ODP 2.629, Ini Data Tiap Daerah

Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
04 April 2020 21:17 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah DIY karena diduga terkait dengan Covid-19 terus bertambah, data terbaru Sabtu (3/4/2020) mencapai sebanyak 2.629 atau naik sebanyak 77 orang dibanding sehari sebelumnya Jumat (3/4/2020) sebanyak 2.552.

Ribuan ODP itu tersebar di seluruh wilayah di DIY. Data tersebut diperbarui oleh laman resmi penanganan Covid-19 di DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, Sabtu (4/4/2020), pukul 20.00 WIB.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 295 orang (sejumlah 329 bila diakumulasi dengan pasien positif).

Adapun pasien positif sebanyak 34 orang atau bertambah tiga orang dari hari sebelumnya yang hanya 31 orang. Tiga di antara pasien positif meninggal dunia, serta enam pasien sembuh dan sebanyak 25 orang kini dirawat di sejumlah rumah sakit di DIY.

Berikut data sebaran ODP, PDP dan pasien positif di DIY merujuk laman resmi https://corona.jogjaprov.go.id/, Sabtu (4/4/2020) pukul 20.00 WIB:

Kota Jogja
ODP: 366
PDP: 40 (MD 2, negatif 19 dan proses pemeriksaan 19)
Positif: 4 (dirawat 2, sembuh 2)

Sleman
ODP: 663
PDP: 80 (MD 2, negatif 20, proses pemeriksaan 58)
Positif: 19 (dirawat 15, MD 3, sembuh 1)

Kulonprogo
ODP: 253
PDP: 15 (negatif 5, proses pemeriksaan 10)
Positif: 1 (sembuh)

Gunungkidul
ODP: 813
PDP: 35 (MD 2, negatif 5, proses pemeriksaan 28)
Positif: 1 (sembuh)

Bantul
ODP: 523
PDP: 84 (MD 3, negatif 38, proses pemeriksaan 43)
Positif: 8 (dirawat 7, sembuh 1)

Non DIY
ODP: 11
PDP: 41 (MD 1, negatif 11, proses pemeriksaan 29)
Positif: 1 (dirawat)

Sebagai catatan, ODP merupakan pasien yang dipulangkan untuk dipantau kesehatannya selama 14 hari oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan di wilayah domisili.

Termasuk dalam kategori ODP yakni orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius, ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau wilayah yang terjadi kejadian luar biasa Covid-19 pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Adapun PDP adalah pasien yang dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan dan tes swab tenggorokan untuk memastikan positif atau negatif Sars Cov-2, virus penyebab Covid-19.

Syarat PDP yakni orang mengalami gejala demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius atau ada riwayat demam, ISPA, pneumonia ringan hingga berat. Selain itu, pasien juga memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif virus corona.