Pemuda Gunungkidul yang Positif Corona Ternyata Anggota Brimob Polda DIY

Foto dari bentuk tiga dimensi model Virus Corona. - Reuters/ Dado Ruvic
06 April 2020 17:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan jumlah pasien positif Corona di wilayah ini bertambah menjadi dua orang. Meski demikian, satu pasien dinyatakan sembuh dan telah pulang ke rumahnya di Desa Bedoyo, Ponjong.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pasien positif corona menjadi dua orang. Pasien terbaru merupakan anggota polisi aktif di Mako Brimob Polda DIY.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait dengan akitivas yang bersangkutan. “Pasien memang baru lulus pendidikan dari SPM Selopamioro di Imogiri, Bantul. Setelah itu ditugaskan di Mako Brimob di Baciro, Kota Jogja,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Ia menjelaskan, hasil dari penelusuran, selain bertugas di Mako Brimob Polda DIY, pasien ini juga diketahui sempat melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengantarkan keluarga. “Memang sempat ada keluhan dan sempat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Panti Rahayu dan Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.

Dikatakan Dewi, pada saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara, pasien juga melalui dua kali pengetesan, yakni rapid test dan swab. Hasil dari rappid test dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan pulang dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). “Ketahuan positif dari hasil swab yang baru keluar pada Sabtu [4/4/2020]. Pasien pun kami rujuk ke Panti Rahayu untuk perawatan,” katanya.

Ditambahkan dia, tindaklanjut dari kasus baru ini, tim dari dinas kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang kontak dengan pasien. “Sudah ada empat orang yang diperiksa terdiri dari orang tua, adik dan asisten rumah tangga. Masih ada tiga orang lainnya yang akan ditelusuri, salah satunya seorang keluarga yang diantar ke Jakarta,” katanya.

Total hingga saat ini sudah ada 839 ODP, 32 PDP dan dua orang positif corona. Adapun pengambilan specimen dilakukan untuk 18 orang. Hasilnya sembilan negatif dan tujuh lainya masih dalam proses uji lab.

Sebelumnya Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan berdasarkan laporan hasil uji laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) satu tambahan pasien yang positif terinfeksi Corona adalah remaja berusia 18 tahun asal Gunungkidul.

“Penambahan jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi positif tanggal 5 April 2020 sebanyak satu kasus. Tercatat Kasus 36, laki-laki, 18 tahun, warga Gunungkidul,” ujar dia, Minggu (5/4/2020).