PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Foto dari bentuk tiga dimensi model Virus Corona./Reuters- Dado Ruvic
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan jumlah pasien positif Corona di wilayah ini bertambah menjadi dua orang. Meski demikian, satu pasien dinyatakan sembuh dan telah pulang ke rumahnya di Desa Bedoyo, Ponjong.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pasien positif corona menjadi dua orang. Pasien terbaru merupakan anggota polisi aktif di Mako Brimob Polda DIY.
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan penelusuran terkait dengan akitivas yang bersangkutan. “Pasien memang baru lulus pendidikan dari SPM Selopamioro di Imogiri, Bantul. Setelah itu ditugaskan di Mako Brimob di Baciro, Kota Jogja,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (6/4/2020).
Ia menjelaskan, hasil dari penelusuran, selain bertugas di Mako Brimob Polda DIY, pasien ini juga diketahui sempat melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengantarkan keluarga. “Memang sempat ada keluhan dan sempat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Panti Rahayu dan Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkapnya.
Dikatakan Dewi, pada saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara, pasien juga melalui dua kali pengetesan, yakni rapid test dan swab. Hasil dari rappid test dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan pulang dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). “Ketahuan positif dari hasil swab yang baru keluar pada Sabtu [4/4/2020]. Pasien pun kami rujuk ke Panti Rahayu untuk perawatan,” katanya.
Ditambahkan dia, tindaklanjut dari kasus baru ini, tim dari dinas kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang kontak dengan pasien. “Sudah ada empat orang yang diperiksa terdiri dari orang tua, adik dan asisten rumah tangga. Masih ada tiga orang lainnya yang akan ditelusuri, salah satunya seorang keluarga yang diantar ke Jakarta,” katanya.
Total hingga saat ini sudah ada 839 ODP, 32 PDP dan dua orang positif corona. Adapun pengambilan specimen dilakukan untuk 18 orang. Hasilnya sembilan negatif dan tujuh lainya masih dalam proses uji lab.
Sebelumnya Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan berdasarkan laporan hasil uji laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) satu tambahan pasien yang positif terinfeksi Corona adalah remaja berusia 18 tahun asal Gunungkidul.
“Penambahan jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi positif tanggal 5 April 2020 sebanyak satu kasus. Tercatat Kasus 36, laki-laki, 18 tahun, warga Gunungkidul,” ujar dia, Minggu (5/4/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.
Dua jukir viral di GOR Sritex Solo diamankan polisi usai diduga mematok tarif parkir mobil hingga Rp20.000 tanpa karcis.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.