Asyik... Pengguna Jalan di Kulonprogo Dapat Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Salah satu personil Satlantas Polres Kulonprogo membagikan masker dan handsanitizer kepada seorang pengendara bermotor di simpang lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Selasa (7/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
07 April 2020 10:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Mewabahnya Coronavirus Disesase 2019 (COVID-19) membuat masyarakat berbondong-bondong memborong masker dan hand sanitizer. Imbasnya dua barang itu menjadi langka di pasaran. Kalaupun ada, harganya dipatok cukup tinggi.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali oleh Polres Kulonprogo. Guna membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh masker dan hand sanitizer, Polres melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggelar kegiatan sosial berwujud bagi-bagi masker kain dan hand sanitizer.

Kegiatan bertajuk Aksi Keselamatan Progo 2020 itu digelar selama 14 hari terhitung sejak Senin (16/4/2020). Adapun jumlah masker yang disediakan sebanyak 550 buah dan hand sanitizer berukuran 20 ml sebanyak 500 buah.

Ratusan paket bantuan itu diberikan kepada para pengguna jalan baik pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di beberapa titik, antara lain Jalan Katamso, Wates; Jalan Kolonel Sugiono, Wates; Simpang lima Karangnongko, Wates; Kawasan Alun-alun Wates, Simpang tiga pangkalan, Temon; Simpang empat Ngeplang, Sentolo; Simpang empat, Nagung, Panjatan; Simpang empat Kenteng, Nanggulan; hingga Simpang Empat Dekso, Kalibawang.

"Lewat kegiatan ini kami ingin bantu masyarakat khususnya para pengguna jalan yang masih harus keluar karena mungkin ada keperluan dan sebagainya, kami ingin pastikan mereka terlindungi dari paparan corona," kata Kepala Satlantas Polres Kulonprogo, AKP Didik Purwanto, di sela-sela aksi keselamatan progo 2020 di simpang lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Selasa (7/4/2020) pagi.

Selain masker dan hand sanitizer, Polres Kulonprogo juga membagikan stiker dan brosur berisi imbauan pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran corona, meliputi penerapan physical distancing, membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta anjuran untuk tetap berada di rumah.

Salah satu pengendara bermotor asal Purworejo, Jawa Tengah, Irawan, 55, mengaku cukup terbantu dengan adanya aksi tersebut. Di tengah wabah corona ini kata Irawan, masyarakat cukup sulit memperoleh masker dan handsanitizer.

"Sulit mas, di mana-mana kosong, tapi syukurlah bisa dapat bantuan ini," ujarnya.