SPMB SMP Gunungkidul 2026 Dibuka, Pendaftar Sekolah Favorit Melonjak
Hari pertama SPMB SMP Gunungkidul 2026, pendaftar di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Wonosari langsung melampaui kuota jalur prestasi dan afirmasi.
Ilustrasi sidang paripurna di DPRD Gunungkidul/Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Di tengah pandemi Covid-19, anggota DPRD Gunungkidul berencana menggelar reses mulai Jumat (17/4/2020) hingga Rabu (22/4/2020). Namun sebelum kegiatan dilaksanakan, pimpinan Dewan lebih dulu konsultasi dengan jajaran Polres Gunungkidul, apakah kegiatan tetap bisa dilaksanakan atau tidak.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya sudah berkirim surat ke Polres Gunungkidul untuk meminta saran dan masukan terkait dengan kegiatan reses yang merupakan agenda rutin Dewan. Surat ke polres sudah dikirim sejak beberapa hari lalu, namun hingga Kamis (16/4/2020) belum ada balasan resmi dari kepolisian. “Kami masih menunggu balasan karena surat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk reses,” katanya kepada wartawan, Kamis.
Menurut dia, konsultasi dianggap penting. Hal ini tidak lepas adanya pandemi Corona sehingga kegiatan yang mengumpulkan orang harus dihindari. Padahal untus reses, kata Endah, setiap anggota harus bertemu dengan konstituen sebanyak enam kali. Dalam setiap pertemuan, kegiatan dihadiri sekitar 100 orang. “Inilah kenapa kami minta pertimbangan dari pihak kepolisian karena reses melibatkan banyak orang,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, berharap reses tetap bisa dilaksanakan. Selain sudah melalui pembahasan di rapat Badan Musyawarah (Bamus), kegiatan reses memiliki banyak manfaat. Selain itu, reses juga dimaksimalkan untuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Menurut dia, untuk masalah peserta yang hadir dalam reses bisa disiasati dengan cara bergilir. Suharno mengungkapkan kewajiban mendatangkan minimal 100 peserta bisa diambil dengan membuat sesi pertemuan dan di setiap pertemuan menghadirkan 10 peserta. “Jadi di satu titik ada 10 pertemuan yang dilaksanakan di hari yang sama dengan cara bergantian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari pertama SPMB SMP Gunungkidul 2026, pendaftar di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Wonosari langsung melampaui kuota jalur prestasi dan afirmasi.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.
Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian pada kasus penyekapan di Bandung dan meminta proses hukum berjalan tegas sesuai aturan berlaku.