Pemudik Terus Berdatangan ke Gunungkidul, Pemkab Berencana Perketat Pintu Masuk

Ilustrasi - Freepik
16 April 2020 18:27 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengkaji kemungkinan memperketat pintu-pintu masuk sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona.

“Segala kemungkinan akan dilakukan [salah satunya memperketat pintu masuk ke Kabupaten Gunungkidul]," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kelik Yuniantoro, Kamis (16/4/2020).

Langkah tersebut perlu diambil mengingat jumlah pemudik kian hari terus bertambah. Diskominfo mencatat hingga Kamis siang, 9.144 pemudik sudah kembali ke Gunungkidul. Pemudik terbanyak ada di Kecamatan Semin 802 jiwa, Kecamatan Ponjong 758 jiwa, Kecamatan Playen 731 jiwa, Kecamatan Ngawen 728 jiwa dan Kecamatan Wonosari sebanyak 652 jiwa.

"Ya [pemudik kian bertambah], sebenarnya untuk penjagaan saja, mengantisipasi situasi dan kondisi," paparnya. Selain itu, opsi memperketat pintu masuk juga disebabkan karena tetangga wilayah Gunungkidul di Jawa Tengah sudah ditetapkan sebagai zona merah.

Kelik mengatakan Pemkab Gunungkidul segera bekoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mendengarkan masukan-masukan guna mematangkan upaya memperketat pintu masuk.

Terpisah, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gunungkidul Immawan Wahyudi mengungkapkan beberapa pintu-pintu masuk yang selalu digunakan berada di lokasi terpencil. Gugus Tugas juga akan terus melakukan koordinasi bersama desa-desa.

"Karena yang mengetahui karakterisitik jalur pintu masuk di wilayah masing-masing adalah mereka," paparnya.

Ia pun memastikan sejumlah desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul telah membangun posko mudik yang nantinya bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan pemudik yang masuk sesuai protokol kesehatan penanganan Corona.